oleh

Hari Ini, Launching Smartschool Lampung Berjaya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung berencana meluncurkan program Smartschool Lampung Berjaya, hari ini (16/12). Program ini akan menjadikan Lampung sebagai provinsi pertama yang meresmikan layanan pendidikan berbasis teknologi informasi komputer. Rencananya, program ini akan di-launching Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar menjelaskan, program smartschool Lampung berjaya ini akan membuka proses pembelajaran melalui teknologi.

“Jadi siswa dengan sarana elektronik yang akan dimiliki, tab ataupun android, bisa mengakses semua mata pelajaran yang dibutuhkan, dan komunikasi interaksi proses belajar mengajar antara siswa dengan guru tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga jarak jauh,” jelas Sulpakar, Minggu (15/12).

Sulpakar menerangkan, program smartschool Lampung Berjaya merupakan pengembangan dari aplikasi rumah belajar. Sehingga, pihaknya juga menggandeng Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi atau Pustekom Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Program ini nantinya akan mengusung aplikasi berbasis android yang akan diisi berbagai konten layanan pendidikan,” imbuhnya.

Lanjutnya, dalam aplikasi tersebut kegiatan yang bisa dilakukan diantaranya, kegiatan belajar mengajar dan evaluasi yang merangkum seluruh mata pelajaran, berbagai karya guru dan siswa, serta layanan online administrasi atau e-administrasi.

“Kita juga bisa mengakses layanan online administrasi sekolah, baik absensi siswa, guru, laporan keuangan sekolah dan lainnya. Jadi E-administrasi ini merupakan bentuk transparansi layanan pendidikan,” jelasnya.

Kemudian, dalam kelompok berkarya bagi guru dan siswa bisa dituangkan di dalam aplikasi tersebut. Hal itu juga bisa diakses oleh semua masyarakat Indonesia.

Ia juga menuturkan, agar program tersebut tidak hanya digaungkan saat peluncuran saja, tetapi juga bisa berlanjut, pihaknya pun membentuk operator kabupaten, operator sekolah, guru dan siswa penggerak.

“Dan secara berjenjang sudah menerima pelatihan operator, siswa dan guru penggerak,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini, Smartschool Lampung Berjaya merupakan program mandiri yang belum dianggarkan dalam APBD. Pihaknya berharap di tahun 2020, Pemerintah Provinsi Lampung dapat mengalokasikan sarana prasarana terkhusus untuk server, supaya server bisa berada di Provinsi Lampung.

“Kemudian, di tahun 2021 kita ingin menganggarkan juga lima server, supaya program ini benar-benar dapat terakses dengan mudah dan bisa menjadi pengawasan permanen oleh pemerintah provinsi Lampung,” terangnya.

Program tersebut merupakan bentuk kepedulian guru dan kepala sekolah, serta kelompok masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan, menginginkan kemajuan pendidikan di Lampung. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi