oleh

Belasan Pekon di Tanggamus Deklarasikan Setop BABS

radarlampung.co.id – Sebanyak 12 pekon yang tersebar di Kecamatan Kotaagung Timur, Kotaagung Barat, Wonosobo dan Semaka mendeklarasikan pekon setop buang air besar sembarangan (BABS) atau open defecation free (ODF).

Kegiatan yang berlangsung di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur ini dihadiri Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Sekretaris Kabupaten Hamid H. Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati, kepala OPD, camat dan kepala pekon.

Bupati Dewi Handajani menyampaikan apresiasi deklarasi yang dilakukan 12 pekon tersebut. Saat ini, sudah ada 38 pekon ODF di Tanggamus. ”Keinginan dan komitmen kita semuanya. Mudah-mudahan dengan sinergitas program, edukasi kepada masyarakat dan kerjasama semua pihak, maka pekon ODF bertambah signifikan. Dengan begitu, Tanggamus menjadi kabupaten ODF,” kata Dewi.

Baca :   Pilkakon Ditunda, Tahapan Tetap Jalan  

Bunda Dewi—sapaan akrab Dewi Handajani menuturkan, pemkab mendukung penuh program bidang kesehatan sehingga memperoleh capaian dan target yang lebih baik. Termasuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya mewujudkan pekon ODF di seluruh Tanggamus.

“Mewujudkan pekon ODF ini, bisa dikatakan sulit, ya sulit. Dikatakan mudah, juga sebetulnya mudah. Kembali lagi pada komitmen kita untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PT Tirta Investama bekerjasama dengan YKWS atas capaian yang diraih saat ini,” ujarnya.

Baca :   Pilkakon Ditunda, Tahapan Tetap Jalan  

Sementara Kepala Pabrik PT Tirta Investama Tanggamus Asep Mawan Ruswandi menerangkan, Danone Aqua sangat mendukung program ODF. Sebab ini sejalan dengan program pemerintah. Sebanyak 21 perusahaan Danone nasional menjalankan program yang sama yaitu water, sanitation and hygiene (WASH).

Pada bagian lain, Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menerangkan, deklarasi merupakan tindak lanjut serta rasa syukur. Di mana, pada 4 Desember lalu telah lulus verifikasi dari Dinas Kesehatan Lampung dan dinyatakan 100 persen ODF. Sementara untuk pekon Teba, 85 persen sarana tangki septic sudah aman karena dibangun kontruksi yang kedap serta 100 perilaku masyarakat telah terapkan PHBS. (iqb/ehl/ais)

       

Komentar

Rekomendasi