oleh

Tolong, Bantu Mediana

radarlampung.co.id – Seorang petugas kebersihan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Teguh (54) warga Komplek Transmigrasi Labuhan Ratu Bandarlampung membutuhkan biaya untuk pengobatan istrinya, Mediana Tarigan (46) yang divonis dokter menderita kanker darah.

Teguh (54) sang suami yang setia mendampingi istrinya, mengatakan, istrinya sudah keluar masuk rumah sakit, dan akhirnya di rawat di RSUD Abdul Moeloek Lampung saat divonis kanker darah beberapa bulan lalu.

Awalnya, ia menerima sumbangan dari rekan kantornya untuk pengobatan dan transfusi darah, meskipun menggunakan BPJS Kesehatan, tidak semua tindakan dicover oleh BPJS. Sehingga, dirinya berupaya mencari biaya lain.

“Kemarin (20/12), saya masih menerima sumbangan transfusi darah dari kawan-kawan dan keluarga. Tapi kan tidak terus-terusan minta sumbangan transfusi, dan sekarang harus membeli ke PMI. Tapi, biayanya kan tidak sedikit,”ujarnya, Sabtu (21/12).

Belum lagi, dirinya juga harus mencari biaya untuk obat-obatan guna menekan sel kankernya. Biaya tersebut, dirasa Teguh sangat mahal, baginya yang hanya seorang petugas kebersihan.

“Ya ini belum transfusi lagi, masih banyak butuh kantor darah. Tetapi karena ketiadaan biaya, ya masih berhenti di sini. Belum kemo juga, karena keadaan tubuhnya belum stabil, ya termasuk belum transfusi darah itu,” ucapnya.

Bapak dua anak ini berharap ada uluran tangan orang baik ataupun donatur untuk membantu istri tercintanya. Bagi yang ingin menyumbangkan sedikit rezeki dari harta yang dimiliki bisa menghubungi nomor telepon 0857-6855-7108.

Dia menceritakan, awalnya istrinya mengalami gejala lemas, mudah capek dan hampir pingsan. Ini terjadi sudah hampir satu bulan. Setelah beberapa kali pemeriksaan di puskesmas, kondisinya tidak kunjung membaik. Mediana pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RS Umum Daerah Dr H Abdul Moeloek, Bandarlampung dan divonis mengidap kanker darah. (rur/yud)

Komentar

Rekomendasi