oleh

7 Tahun Atlet Lifter Angkat Besi Ini Menanti Bonus Olimpiade

radarlampung.co.id – Prihatin hal itulah yang harus diungkapkan kepada Citra Febriyanti (31) seorang lifter angkat besi nasional yang dimana, ia mempertanyakan hak atas raihan prestasinya  yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade London tahun 2012 lalu.

Sudah 7 tahun berlalu setelah Olimpiade London 2012, namun hak dari perjuangannya di Olimpiade  tersebut  tak kunjung di berikan.

Awalnya lifter yang turun dikelas 53 kg asal kabupaten Pringsewu pada even dunia itu menduduki posi ke Empat. Namun karena dua lifter, dua peringkat di atasnya di  diskualifikasi karena dopping posisinya pun berubah , naik ke posisi kedua dan berhak meraih medali perak.

Meski menurut Citra pada wartawan media ini sudah ada perubahan ranking namun tak di iringi dengan apresiasi seperti yang lainnya. Padahal dia sudah mengharumkan nama negaranya.

“Saya ingin mendapat hak saya. Kalau memang saya dapat juara di Olimpiade, mana medali saya, mana penghargaan buat saya,” terang.

Citra yang ditemui di  kediamannya di Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Minggu (22/12). Menurutnya medali  tidak bisa dibeli dengan uang. Mengingat tidak gampang, prosesnya cukup lama.” Saya mau  seperti rekan-rekan yang lain, mendapat haknya,” tegas Citra.

Lifter yang sudah berlatih sejak usia 12 tahun itu tak tinggal diam terkait apa yang di alaminya. Bahkan sudah Tiga kali perubahan ranking hasil kejuaraan angkat besi kelas 53 putri Olimpiade 2012 London tersebut  dilaporkan ke PABBSI (Persatuan Angkat Besi Binaraga Angkat Berat Seluruh Indonesia). “Tujuannya, untuk pengurusan hak-hak saya sebagai peraih medali perak. Akan tetapi tidak ada kabar tidak ada tindak lanjutan dari PABBSI, ” keluhnya.

Terkait hal ini PB PABBSI meminta  Citra untuk mengurus sendiri melalui kakaknya, Widiyanto. Termasuk perubahan ranking Citra Febrianti dalam Olimpiade London 2012 juga telah di sampaikan ke Komite Olimpiade Indonesia( KOI).Melalui kakaknya Widiyanto juga berkirim surat ke Sekretariat Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Tapi hingga kini  surat yang dikirim melalui e-mail terkait perolehan medali perak pada Olimpiade di London tahun 2012 lalu, tidak ada tindak lanjutnya.

“Di sejumlah pemberitaan media online, nama saya  disebut sebagai peraih medali Perak dalam kejuaraan Angkat Besi Putri Kelas 53 Kilo Gram Olimpiade 2012, London. Perolehan ranking tersebut juga tertulis dalam laman Wikipedia atas nama Citra Febriyanti,” akunya.

Tujuh tahun sudah Olimpiade London 2012 berlalu. Citra sangat berharap   hak atas perjuangannya di even dunia itu  diberikan.

Patah tulang lumbal yang di alami memaksanya  sejak 2014 lalu  undur diri  dari  angkat besi. Cideranya  tidak memungkinkan untuk melanjutkan karirnya sebagai lifter angkat besi. “Saya sudah menunggu terlalu lama, dan diminta menunggu sampai kapan,” ungkap Citra dengan nada penuh tanya.

Yang membuatnya  bertanya tanya apa yang dia  dapat seakan nggak dipakai lagi. “Saya ingin ketemu dengan Pak Presiden mengadukan masalah ini agar diperhatikan seperti atlit sekarang ini,” harap Citra. (mul/sag/ang)

Komentar

Rekomendasi