oleh

Ditetapkan Rp25 Miliar, PAD RSUDAU Diyakini Over Target

radarlampung.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Lampung Barat (Lambar), menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar. Tahun ini ditargetkan Rp25.258.030.000.

Target PAD tersebut jauh meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, hanya saja dengan peningkatan pelayanan managemen rumah sakit plat merah tersebut, dan melihat realisasi hingga saat ini dan masih adanya peluang seperti klaim BPJS maka diyakini akan over target.

Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, untuk PAD tahun 2018 yang sebelumnya hanya Rp15 miliar, lalu setelah evaluasi meningkat menjadi Rp17,6 miliar dan itu tercapai, karena itu untuk target di 2019 yang mencapai Rp25 miliar lebih kami juga berkeyakinan akan tercapai.

Dijelaskan, ada beberapa sumber PAD rumah sakit yang dipimpinnya, yakni dari pasien umum,  Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS), sewa rumah dinas (Rumdis), parkir dan lainnya. Dan hingga saat ini, masih ada beberapa yang belum terserap yakni dari Jaminan Persalinan (Jampersal).

”Selain memaksimalkan pengelolaan potensi PAD yang sudah ada, kami juga terus menggali potensi PAD lainnya, dengan harapan kedepan PAD RSUDAU bisa terus meningkat,” ujarnya.

Guna meningkatkan PAD, lanjut dia, RSUDAU terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pasien, meningkatkan fasilitas pendukung, serta terus melakukan pembinaan kepada sumberdaya manusia (SDM) yang menjadi penentu optimalisasi pelayanan.

”Kami terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan, karena ketika pasien puas dengan pelayanan maka tentunya akan berdampak pada PAD  yang mengalami peningkatan,” pungkas Wawan –sapaan akrabnya. (nop/ang)

Komentar

Rekomendasi