oleh

GKI Tanggamus Bagi-bagi Bingkisan Natal

radarlampung.co.id – Gereja Kristen Indonesia (GKI) Tanggamus membagi-bagikan bingkisan Natal kepada umat Nasrani yang ada di Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur. Pembagian bingkisan tersebut dilakukan oleh Sinterklas usai peribadatan di gereja terletak di Kompleks PT. Tanggamus Indah (TI), Minggu (22/12).

Dalam pembagian bingkisan Natal kepada masyarakat Tanjung Anom yang beragama Nasrani. Sinterklas bersama Piet Hitam dan jemaat GKI Tanggamus mendapat kawalan dari Pendekar Pagar Nusa yang merupakan perguruan silat Nahdlatul Ulama Tanggamus. Turut hadir dalam kegiatan gereja tersebut Pj Kepala Pekon Tanjung Anom Asrul Sani Putra Jaya, Babinsa Tanjung Anom Serma Sukendras dan Tokoh masyarakat Tanjung Anom Sumardi.

Sugeng Rianto Jemaat di GKI Tanggamus yang berperan sebagai Sinterklas mengatakan bahwa pembagian bingkisan merupakan bagian dari sukacita menyambut natal yang sudah menjadi tradisi. “Dalam sukacita natal ini kami dari GKi Tanggamus membagi-bagikan bingkisan bagi 40 umat nasrani di Tanjung Anom adapun bingkisan yang dibagikan berupa peralatan mandi, makanan ringan dan mainan anak. Selain di Tanjung Anom kami juga ke Gisting,” ujar Sugeng.

Tokoh Masyarakat Tanjung Anom, Sumardi menyambut baik tradisi pembagian bingkisan oleh Sinterklas yang mendapat kawalan dari pesilat Pagar Nusa NU Tanggamus. “Mereka keliling dusun dengan membawa bingkisan ini bagus sekali, apalagi tadi dari peribadatan hingga pembagian bingkisan pesilat dari Pagar Nusa ikut mengawal artinya Kerukunan antar umat beragama di Tanjung Anom terjalin sangat baik dan ini sudah terjalin lama,” ujar Sumardi yang merupakan Mantan Kakon Tanjung Anom tersebut.

Sementara Bayu Mualim Anggota Pagar Nusa Padepokan Wali Songo mengaku bangga ikut ambil bagian dalam pengamanan ibadah umat kristen dan mengawal pembagian bingkisan.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami dapat mengawal dan mengamankan jalannya peribadatan umat Nasrani sesuai ajaran Islam yakni Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Watoniyah itu yang kami jalankan dengan Lakum Dinukum waliadin,” pungkasnya.(ral/ehl/ang)

Komentar

Rekomendasi