oleh

Mantap, PAD Kota Metro Alami Pertumbuhan Hingga 21,726 Persen

radarlampung.co.id – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro terus menggenjot Pendapatan Daerah agar mencapai target, dimana sampai dengan Desember 2019 telah mencapai 99,55 persen atau Rp 901,693 milyar.

Kepala BPPRD Kota Metro Arif Joko Arwoko menjelaskan, target pendapatan daerah tahun 2019 sebesar Rp 905,727 milyar dan saat ini telah mencapai Rp 901,693 milyar atau telah mencapai 99,55 persen.

“Pendapatan tersebut terbagi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target Rp 154,118 milyar lebih telah terealisasi sebesar Rp 160,876 milyar lebih atau 104,4 persen, lalu Dana perimbangan dengan target Rp 652,546 milyar lebih terealisasi  sebesar Rp 591,442 milyar lebih atau 90,64 persen dan Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 99,063 milyar telah terealisasi sebesar Rp 149,132 milyar atau 150, 54 persen,” terangnya, Minggu (22/12).

Sementara menurut Arif, khusus untuk PAD Kota Metro yang terdiri dari pajak daerah dari target Rp 24, 949 milyar telah terealiasai sebesar Rp 25, 320 milyar atau 104, 49 persen, kemudian Retribusi daerah dengan target Rp 5,997 milyar telah terealisasi sebesar Rp 5,186 milyar atau 86, 48 persen.

“Lalu untuk hasil pengelolahan kekayaan daerah yang dipisahkan, dari target yang dipatok sebesar Rp 4,894 milyar telah terealisasi Rp 4,894 milyar atau 100 persen. Serta lain-lain PAD  yang sah, dari target  Rp 118,276 milyar telah realisasi Rp 125, 475 milyar atau 106,04 peren,” ungkapnya.

Dapat disimpulkan menurutnya, pertumbuhan pendapatan tahun 2019 mengalami pertumbuhan yang cukup baik dibanding 2018 lalu. “Pada tahun 2018 realisasi pendapatan daerah Rp 852,815 milyar, sementara pada 2019 realisasi pendapatn daerah mencapai Rp 901,741 milyar sehingga pertumbuhannya mengalami peningkatan 5,737 persen,” jelasnya.

Khusus PAD, Arif pun menuturkan mengalami pertumbuhan yang sangat baik. “Dimana pada tahun 2018 realisasi PAD sebesar Rp 132, 202 milyar sementara tahun 2019 PAD sebesar Rp 160,924 milyar sehingga mengalami peningkatan  21,726 persen,” pungkasnya. (pip/ang)

Komentar

Rekomendasi