oleh

Program Keserasian Sosial Kemensos RI Sentuh Masyarakat Gedung Ratu

radarlampung.co.id – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) meluncurkan Program Keserasian Sosial sebagai upaya deteksi dini, pencegahan, serta penanganan efektif terhadap potensi-potensi konflik sosial yang ada di tengah masyarakat. Program tersebut digulirkan ke daerah-daerah, termasuk Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) juga menjadi sasaran program tersebut.

Di Tubaba, Tiyuh Gedung Ratu Kecamatan Tulangbawang Udik menjadi satu-satunya tiyuh yang mendapatkan bantuan dalam Program Keserasian Sosial tersebut. Melalui bantuan itu, Forum Keserasian Sosial (FKS) yang telah terbentuk di tiyuh tersebut melaksanakan kegiatan berupa fisik dan non fisik dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat di tiyuh setempat.

Kepala Tiyuh Gedung Ratu, Mursalin HS, mengatakan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi adanya program bantuan tersebut yang dapat menjadi salah satu penunjang pembangunan di tiyuh setempat, baik pembangunan karakter dan SDM masyarakatnya, maupun dalam hal fisik.”Di Tubaba hanya tiyuh ini yang mendapatkan kegiatan tersebut. Jadi patut disyukuri oleh seluruh elemen masyarakat,”ungkapnya.

Menurutnya, dengan dilibatkannya masyarakat dalam program ini tentu dapat menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan kegotongroyongan di tengah- tengah masyarakat. Dengan begitu, pihaknya optimis akan tercipta karakter masyarakat yang saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain.”Artinya, pencegahan konflik sosial di kalangan masyarakat yang menjadi tujuan dalam program ini diharapkan dapat terwujud, “ulasnya.

Lebih dari itu, lanjutnya, selain mencegah konflik sosial, pihaknya juga berharap program ini dapat mencegah timbulnya paham radikalisme khususnya di tiyuh setempat. Hal ini mengingat masyarakat di tiyuh Gedung Ratu terdiri dari berbagai macam suku, budaya, dan agama.”Kami akan terus mendukung program ini, dan peran aktif masyarakat tentu sangat kami harapkan demi menjaga kebersamaan dan kondusifitas wilayah di tiyuh ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua FKS Tiyuh Gedung Ratu, Agus Muhtarom mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI yang telah menetapkan Tiyuh Gedung Ratu sebagai penerima bantuan dan kegiatan keserasian sosial ini.”Program ini sangat baik, sebab bertujuan untuk mencegah konflik sosial di tengah masyarakat yang mungkin bakal muncul di kemudian hari,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ada dua kegiatan yang dilaksanakan melalui bantuan Program Keserasian Sosial tersebut, yakni Penyediaan Sarana dan Prasarana Air Bersih berupa pembangunan Sumur Bor di wilayah RK 8. Selain itu, FKS juga mengadakan Kegiatan Dialog Tematik “Mencegah Konflik Sosial dan Paham Radikalisme” pada akhir November lalu yang dihadiri oleh Dinas sosial Tubaba, aparatur Kecamatan Tulang Bawang Udik, Polsek Tumijajar dan Koramil 412-05/TBU, serta masyarakat sekitar. Dialog tematik dinilai penting, mengingat Tiyuh Gedung Ratu terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan agama.

“Pembangunan kita lakukan bersama-sama masyarakat. Artinya, selain tujuan pembangunannya adalah guna memenuhi kebutuhan masyarakat terutama saat musim kemarau, tentu hal mendasar yang kita harapkan adalah terciptanya semangat gotong royong dan kebersamaan. Dengan begitu, kita optimis potensi konflik sosial di tengah masyarakat dapat diminimalisir dan diantisipasi sejak dini dengan upaya pencegahan melalui Program Keserasian Sosial tersebut,” pungkasnya. (fei/rnn/ang)

Komentar

Rekomendasi