oleh

Tiga Nomor Kempo Berpeluang Tambah Tiket Lolos PON

RADARLAMPUNG.CO.ID – Cabang olahraga (cabor) Kempo berpeluang menambah atletnya untuk lolos ke PON XX Papua 2020 mendatang.

Saat ini, Kempo sudah meloloskan satu nomor, yakni embu beregu campuran ke PON Papua.

Mereka yang sudah memastikan lolos yakni Anggino Saputra, Hendy Frizkiandie, Vini Febriani Hasan, dan Destri Anggraini. Pelatih persaudaraan bela diri kempo (Perkemi) Lampung Alfa Edison menjelaskan, nomor embu beregu campuran yang lolos ini berkat Pra-PON Kempo di Kalimatan Selatan.

“Alhamdulillah Lampung lolos dengan mengumpulkan 265 poin. Dan Lampung lolos (PON Papua) bersama kontingen dari Kalimantan Timur, NTT, Jawa Barat, Bali, dan Jawa Timur,” jelasnya.

Menurutnya, Februari mendatang tiga nomor diprediksi masih akan menambah kans Lampung untuk menambah tiket ke PON Papua. Tiga nomor yang masih berpeluang yakni embu pasangan putri satu dan pasangan putri ryu kenshi dan beregu putra. Hasil dari porwil kemungkinan masih bisa bertambah untuk lolos PON.

“Februari nanti masih ada dua nomor lagi yang kemungkinan masih lolos. Hitungan-hitungannya, di Porwil Bengkulu November lalu kan kita runner-up, dapat perak. Nah, ada penggodokan di PB Perkemi kemungkinan nomor peraih posisi runner up di Porwil dampingi di PON,” jelasnya.

Sedangkan dua atlet lagi kini menempati posisi 7 dan 8 nasional. Posisi ini kata Alfa merupakan hasil dari pra PON Kalimantan Selatan lalu.

“Kemungkinan mereka bisa lolos. Karena kan ada daerah yang tidak memberangkatkan atletnya ke PON Papua padahal mereka target medali. Otomatis kan posisi mereka degradasi. Yang posisi di bawah bisa naik,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini para atlet kempo masih tahap pemulihan. Dan akan berlatih di pelatda, Januari mendatang. Selama di pelatda, katanya para atlet akan dilatih selama 5 hari dalam seminggu dengan intensitas durasi latihan selama 5 jam.

“InsyaAllah bisa medali emas. Karena kan kita masih ada 9 bulan waktu latihan dan ini cukup,” terangnya.

Lalu, bagaimana kans kempo Lampung di Papua? Menurutnya, ada empat daerah yang menjadi kewaspadaannya yakni NTT, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi