oleh

Lapor Pak Walikota! Banyak JPO Rusak

radarlampung.co.id – Program Walikota Bandarlampung, Herman HN dalam memberikan kenyamanan terhadap masyarakat patut di acungi Jempol. Namun, kondisi tersebut, tidak diimbangi dengan Satuan Kerja (Satker) terkait, salah satunya mengenai Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Pantauan radarlampung.co.id, Kota Bandarlampung memiliki tujuh JPO. Ketujuhnya, hampir sebagian besar mengalami kerusakan.

Seperti JPO yang ada di depan Ramayana, setidaknya ada 10 lubang kecil dan 2 titik lubang besar dengan ukuran sekitar 1×1.5 meter. Tidak hanya kondisi penyeberangannya saja, kondisi atapnya pun mengalami keropos total.

Kemudian, JPO di depan SDN 2 Palapa, sebanyak 6 helai atap mengalami kerusakan, meskipun tidak keropos, kondisi tersebut membuat penyeberang jalan enggan menaikinya.

Untuk JPO di Depan RM Garuda, ada dua titik lubang dengan ukuran besar dan sebagian atap mengalami kerenggangan dan terlepas. Begitu juga dengan JPO yang ada di depan Bank Danamon, atapnya mengalami keropos, atap ada yang mengangkat dan satu titik lubang dengan ukuran kecil berada di tengah JPO.

Depan Bambu Kuning pun hampir sama, atap JPO mengalami retak di bagian tengah. Sedangkan JPO di Depan PT KAI, atap mengalami pengeroposan dan sebagian besar atap lepas sebanyak 18 helai atau menyisakan 3 bagian saja. Sementara di depan Dunkin Donuts tidak ada kerusakan, namun atap terlihat kropos.

Juliansyah (28), salah satu pemuda yang melintasi JPO depan Ramayana, mengatakan, kerusakan atap pada JPO tersebut, jika dilihat atapnya terbuat dari plastik sehingga termakan usia menjadi keropos.

“Ini karena atapnya terbuat dari plastik. Karena sudah lama keropos. Kerusakannya ini riil karena keropos. Perlu diganti secara total. Atau bikin saja atapnya pakai baja ringan. Ini sudah lama rusaknya. belum ada perhatian dari instansi terkait,” katanya saat di lokasi, Rabu (25/12).

Yurike (26) warga Gunungsulah mengaku mengetahui kerusakan atap yang sering ia lalui di depan kantor PT KAI Tanjungkarang mengalami kerusakan sudah beberapa bulan. “Sudah lama, sudah tiga bulanan seingat saya,” katanya kepada Radar Lampung di lokasi JPO Jalan Teuku Umar.

Menurutnya, dengan adanya kerusakan tersebut dapat membuat bagian JPO mengalami kerusakan lainnya. Sehingga dirinya berharap, pihak yang berkewenangan segera meperbaikinya.

“Iya, kalau dibiarkan nanti malah bagian lainnya jadi rusak. Selain itu, kalau lagi hujan lumayan bisa berlindung, tapi sayangnya atapnya rusak gini,” keluhnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi