oleh

Terlihat di Lambar, Gerhana Matahari Cincin Berlangsung Tiga Jam

radarlampung.co.id – Gerhana matahari  2019 terlihat jelas di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Barat. Hal ini membuat masyarakat  menggelar shalat gerhana matahari, seperti yang dilangsungkan di Masjid Agung Baiturrahim Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit.

Berbagai hal unik juga dilakukan oleh masyarakat  untuk melihat penomena langka ini, selain menggunakan kacama hitam, kertas, masyarakat juga memanfaatkan ember disii air, dan menggunakan kamera depam kamera  untuk melihat pantulan dari gerhana matahari yang terjadi.

“Awalnya saya tidak tahu kalau ada gerhana matahari, tahu-tahu cuaca menjadi dingin, meski sinar matahari terang namun tidak menimbulkan panas, baru ada kawan tadi yang bilang kalau ada matahadi, dan kami lihat menggunakan kacamata dan memang benar terjadi,” ungkap Wandi, salah seorang warga Kecamatan Balikbukit.

Sementara Kepala Stasiun Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotabumi Anton mengimbau, bagi masyarakat, diingatkan untuk tidak melihat secara langsung tanpa menggunakan alat khusus, seperti kacamata khusus atau teropong.

“Secara umum dampak negatif yang ditimbulkan oleh penomena initidak ada, namun imbauan kalau melihat matahari jangan menggunakan mata telanjang, harus menggunakan pengaman seperti kacamata dan teropong atau menggunakan alat bantu lainnya,” ujar Anton.

Disinggung soal durasi gerhana matahari cincin yang terjadi, Anton memperkirakan lebih 3 jam 44 menit, namun karena tertutup awan  pengamaatan gerhana matahari dari pukul 11.30 – 12-30 Wib dan puncaknya pukul 12.29 Wib . (nop/ang)

Komentar

Rekomendasi