oleh

Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

radarlampung.co.id –  Plastik sejatinya merupakan sampah yang sulit terurai. Namun di tangan Umbar Susilo, warga Pringsewu, bahan yang tidak dimanfaatkan lagi ini berubah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Prosesnya menggunakan mesin pengelola sampah plastik menjadi bahan bakar.

“Mesin ini pada umumnya bekerja dengan kapasitas kecil untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah plastik menjadi BBM,” ungkap Umbar Susilo saat mempraktekkan mesin pengolah sampah di sela peresmian Taman Baca di Desa Kutoarjo, Gedongtataan, Kamis (26/12).

Dijelaskan, mesin berkapasitas lima kilogram tersebut mampu menghasilkan BBM berupa premium maupun solar. Untuk lima kilogram sampah plastik seperti styrofoam, pastik bergelembung, pampers mampu menghasilkan 90 persen BBM. Kemudian sampah jenis tutup botol, kulit kabel, plastik sachet berwarna, plastik sachet alumunium mampu menghasilkan 80 persen BBM

“Artinya, dalam lima kilogram styrofoam mampu menghasilkan empat liter BBM. Kemudian sampah plastik jenis botol plastik bening, dan gelas plastik bening mampu menghasilkan 50 persen BBM atau 2,5 liter dari sejumlah bahan baku,” jelasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi