oleh

Dua Nozzle SPBU Kembahang Difungsikan Kembali

radarlampung.co.id – Setelah sempat disegel karena terbukti merugikan konsumen, dua nozzle (mesin takar) bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kembahang, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat, dibuka kembali oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Jumat (27/12).

Pihak SPBU sudah memperbaiki dua alat itu. Disaksikan anggota Satreskrim Polres Lambar, petugas dari Diskoperindag melakukan tera ulang. Hasilnya, kedua mesin tersebut berfungsi optimal.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Sri Hartati mengatakan, tera ulang dilakukan kembali untuk memastikan kelayakan operasi dua mesin tersebut. Hasilnya, takaran BBM telah memenuhi standar bahkan mencapai minus 60-65 mililiter (Ml) dari 20 liter BBM.

Baca :   Siapkan BBM Satu Harga di Lumbokseminung

“Sudah kami tera ulang. Hasilnya layak operasi. Bahkan melebihi standar. Apabila ketentuan ambang batas minus 100 Ml per 20 liter, saat ini mencapai minus mencapai 60-65 Ml,” kata Sri mewakili Kepala Diskoperindag Lambar Ahmad Hikami.

Meski begitu, Diskoperindag akan tetap mengintesifkan pengawasan pda seluruh SPBU di Lambar. Salah satunya dengan tera ulang rutin untuk melindungi hak konsumen. ”Ke depan, kami akan lebih intens dan berkala melakukan tera di seluruh SPBU. Terkait adanya penyegelan, ini kami melihat murni dari kerusakan mesin. Pihak SPBU kami ingatkan untuk melakukan perawatan berkala,” tegasnya.

Baca :   Siapkan BBM Satu Harga di Lumbokseminung

Sebelumnya, nozzle milik SPBU Kembahang disegel petugas Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lambar, Selasa (17/12). Langkah tersebut dilakukan lantaran alat itu tidak sesuai atau berada di bawah ambang batas toleransi.

Sri Hartati mengatakan, penyegelan dua alat takar BBM di SPBU kembahang itu dilakukan karena berada di atas toleransi sehingga merugikan konsumen. ”Ada dua alat takar kita segel karena tidak sesuai atau berada di bawah batas toleransi. Mereka (pihak SPBU, Red) sudah kami minta untuk segera melakukan perbaikan,” kata Sri. Kasus ini juga mendapat perhatian Satreskrim Polres Lambar. (edi/ais)

Komentar

Rekomendasi