oleh

Gebrakan Nenemo Tubaba di Awal Tahun : Gelar Gebyar Amal dan Pengajian Akbar

radarlampung.co.id– Sejak terbentuk pada Februari 2019, sejumlah kegiatan sosial telah dilakukan oleh Nenemo Peduli Tulangbawang Barat. Di antaranya pemberian santunan kepada kaum duafa dan anak-anak yatim piatu. Tidak hanya itu, berbagai program juga diluncurkan. Seperti pelatihan manajemen masjid, Gerakan Salat Subuh Berjamaah, dan tablig akbar, serta menggagas pembentukan bank sampah guna membantu masyarakat ekonomi lemah dengan menonjolkan moto ’’Bank Sampah, Dulu Sampah Sekarang Menjadi Berkah”.

Nurkolis Majid, S.I.P., M.M., Ketua Umum Nenemo Peduli Tubaba, menjelaskan organisasi yang dipimpinnya berjalan di rel sosial kemasyarakatan. Para anggotanya, lanjut dia, memiliki niat dan komitmen untuk membantu kesejahteraan masyarakat.

Kali ini, menurut Nurkolis, Nenemo Peduli Tubaba kembali akan menggelar hajat besar bertajuk Gebyar Amal dan Pengajian Akbar. Kegiatan sosial ini akan menjadi kegiatan pembuka awal tahun 2020. “Ya benar mas. Insya Allah akan dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal 8-9 Januari di Komplek Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar. Sekarang masih dalam tahap persiapan, mudahan-mudahan berjalan lancar sesuai rencana,”ungkapnya kemarin.

Menurutnya, selain pengajian akbar, sejumlah kegiatan bakti sosial juga akan dilaksanakan. Diantaranya pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran, pembuatan e-KTP gratis, donor darah, pelayanan KB gratis, pelayanan mobil perpustakaan keliling dan griya baca Nenemo Peduli Gratis. “Selain itu ada juga Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, serta Mendongeng Bersama 1.000 Anak PAUD oleh Pendongen Nasional dari Jakarta KH. Muhammad Abdul Latief, SEI, M.Pd yang juga dikenal dengan Kak Mal Sang Peng Kisah,” katanya.

Selain itu dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus Nenemo Peduli Tubaba oleh Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, SP dan peletakan batu pertama Gedung TPA Miftahul Jannah dan Pengajian Akbar bersama KH. Muhammad Abdul Latief, SEI, M.Pd, Pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur’an Daaru Zam Zam – Jakarta.

“Yang jelas, kegiatan yang akan kami laksanakan ini melibatkan beberapa leading sektor, diantaranya Dinas Pendidikan Tubaba, Dinas Kesehatan, PMI, Dinas PP dan KB, Himpaudi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan sejumlah organisasi lainnya.  Saat ini, koordinasi terus kami lakukan agar seluruh rangkaian kegiatan nantinya berjalan maksimal,” tukasnya. (fei/rnn/c1/wdi)

Komentar

Rekomendasi