oleh

Calistung Tak Masuk Kurikulum PAUD Non Formal

RADARLAMPUNG.CO.ID – Himpunan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Provinsi Lampung menyambut baik pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tentang jenjang pendidikan PAUD dilarang diajarkan membaca, menulis, dan berhitung.

Ketua PW Himpaudi Lampung Dr. Ir. Citra Persada, M.Sc. mengatakan, pihaknya sudah tidak mengajarkan calistung pada jenjang PAUd, merdeka belajar yang dicanangkan Nadiem Makarim pun sudah dijalankan terlebih dahulu.

“Memang dari awal kalau kita PAUD non formal yang di bawah Himpaudi itu memang kurikulummya tidak calistung. Dari awal kita pembentukan karakter, misalnya bagaimana membuang sampah di tempatnya, bagaimana antri, bagaimana minta maaf, menghormati orang lain. Itu yang lebih ditekankan,” jelas Citra, Senin (30/12).

Ia menerangkan, pembentukan karakter yang diterapkan dalam bentuk permainan atau aktifitas yang sifatnya anak-anak tersebut merasa bermain tetapi muatannya pembentukan karakter.

“Jadi bermain dalam bentuk aktifitas yang menyenangkan. Kita siapkan beberapa jenis permainan di sudut, nanti mereka memilih sendiri mau bermain apa. Misalkan, ibu guru sudah menyiapkan ini loh, kalian mau yang mana. Nah, tema, dan sasaran pembelajaran hanya guru yang tahu,” katanya.

Ia menambahkan, merdeka belajar sudah dilakukan pada PAUD non formal, ditambah kurikulum pada PAUD non formal sangat mendukung. Namun, merdeka belajar belum diterapkan di seluruh PAUD karena pengajarnya belum dilatih.

“Kita akan kejar untuk pelatihan guru PAUD ini. Agar semua gurunya terlatih, karena kompetensi guru menentukan bagaimana anak itu bisa merdeka belajar,” tandasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi