oleh

Pendidikan di Lampung Terapkan Blue Print? Ini Saran Akademisi

Blue print pendidikan dapat menjadi solusi pendidikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengamat pendidikan turut merespon gerakan cetak biru pendidikan yang akan dirancang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim.

Pengamat Pendidikan Prof. Bujang Rahman mengatakan, cetak biru pendidikan yang dihasilkan nanti betul-betul bisa menjadi solusi persoalan pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, ada dua masalah pokok pendidikan di Indonesia, yaitu infrastruktur pendidikan dan kualitas guru.

“Kita masih mengalami ketimpangan yang sangat jomplang dengan Pulau Jawa, antara desa dengan kota. Ya seperti itu, dan sebaiknya itu diselesaikan segera,” ucapnya, Senin (30/12).

Kemudian, terkait kualitas guru bukan saja menyangkut kompetensi. Tetapi bagaimana pembinaan etos kerjanya. Apalagi akan ada kebijakan guru harus dimerdekakan, artinya tidak banyak diikat dengan persoalan administrasi.

“Ini kan tergantung dari kreatifitas guru masing-masing. Jadi kalau keadaan mentalnya, semangat kerjanya tidak tinggi akan banyak guru yang mengajar tidak ada arah, artinya akan asal-asalan. Nah ini harus menjadi prioritas ke depan untuk menyusun blue print sekolah di Indonesia,” ungkapnya.

Ia berharap, blue print yang akan disusun berorientasi pada masa depan, dan dapat bertahan jangka panjang, setidaknya mencapai Indonesia Emas 2045.

“Kita kan nanti akan menuju Indonesia Emas 2045. Paling tidak sistem yang kita bangun sampai ke era itu. Siapapun yang memimpin di era itu, blue printnya jelas, dan tidak berubah-ubah,” tandasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi