oleh

PMII Komisariat Raden Intan Rawat Bukti Sejarah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Intan melakukan perawatan bukti sejarah PMII mengabdi untuk masyarakat sabah balau dusun dua pada Jumat (3/1). PMII ini sendiri adalah salah satu organisasi ekstra kemahasiswaan yang lahir pada 17 april 1960.

Tugu tersebut didirikan para mahasiswa  PMII, pada saat melakukan penyelamatan warga sabah balau dari kristenisasi tahun 1990. Ketua PMII komisariat Raden Intan Haryadi Sudibyo mengatakan, pada tahun 1990 saat itu komisariat PMII Raden Intan mempunyai program pendampingan desa.

“Itu berawal dari program PMII Komisariat Raden Intan pada tahun 1990 yaitu melakukan pendampingan desa, dan sasarannya yaitu desa sabah balau yang kebetulan di desa tersebut ada fenomena kristenisasi,” ungkap Sudib kepada Radarlampung.co.id pada Minggu (5/1).

“Maka pada saat itu ketua komisariat Raden Intan melakukan tindakan pendampingan desa dengan menanamkan ajaran islam islam Ahlusunnah Waljama’ah, membina masyarakat sabah balau agar tidak melakukan pemurtadan,” jelasnya.

“Dan nanti Saya akan mengadakan program pembinaan masyarakat di Sabahbalau kembali karena PMII Komisariat Raden Intan telah mempunyai kedekatan dengan masyarakat, maka kita akan melanjutkan pembinaan dengan menanamkan aspek sosial keagamaan di desa tersebut,” tutup Sudib.

Tugu tersebut berdiri tepatnya di perempatan Desa Sabahbalau Dusun Dua. Pada Jumat (3/1) PMII Raden Intan mengadakan perbaikan dan pengechatan tugu, masyarakat pun antusias dalam rangka perawatan bukti sejarah tersebut. (gie/sur)

Komentar

Rekomendasi