oleh

Musim Penghujan, Warga Diminta Waspada Banjir

radarlampung.co.id – Meski memasuki musim penghujan, namun kondisi sungai yang ada di wilayah Lampung Utara(Lampura) masih tergolong normal dan belum terlihat meluap yang dapat berpotensi banjir.

Data yang dihimpun radarlampung.co.id terdapat sejumlah titik rawan banjir, diantaranya Kalipasir – Kelurahan Kotabumi Udik (Kecamatan Kotabumi), Rawakarya, Tanah Miring – Kelurahan Kota Alam(Kecamatan Kotabumi Selatan), Kelurahan Sindangsari Kecamatan Kotabumi yang dilintasi aliran sungai Way Abung, dalam kondisi normal. Demikian juga di sepanjang aliran sungai Wayumban dan Waysesah yang sebelumnya kering akibat kemarau panjang, kini air telah mengalir.

“Air Way Abung ini memang sempat naik saat hujan deras beberapa waktu lalu. Namun hingga kini belum berpotensi banjir, ” ujar Lurah Kotabumi Udik, Desputra Adami, Senin (6/1).

Namun, pihaknya tetap mensosialisasikan langkah pengamanan terhadap warga dari bencana banjir yang dapat datang kapan saja, mengingat intensitas hujan yang semakin rutin terjadi.

“Kita minta warga untuk senantiasa waspada,” katanya, sambil menyebut ada empat titik rawan banjir di Kelurahannya yakni Lingkungan(LK) I (Jalan Ibrahim Syarif), LK II(Kalipasir), LK III( Jalan Abrati) dan LK IV (Muarajaya). Hal senada diungkapkan Angga, salah seorang warga LK II(Kalipasir), Kelurahan Kotabumi Udik.

Menurutnya, kondisi air ada sedikit peningkatan volume. Namun air tidak sampai memasuki pemukiman warga. Berbeda dari tahun sebelumnya, daerahnya kerap kali menjadi langganan banjir setiap kali musim penghujan.

“Hingga sore kemarin (5/1) masih terbilang aman. Mudah-mudahan tidak seperti tahun sebelumnya. Dimana air malah menutup badan jalan, dan masuk ke dalam rumah warga,”katanya diamini Billy warga lainnya.

Demikian juga diungkapkan Obi, warga yang tinggal dibantaran sungai Wayumban, Ia mengaku aliran sungai setempat sudah mulai teraliri air, dan saat terjadi hujan deras beberapa waktu lalu, debitnya sempat mengalami peningkatan.

Namun, kondisi tersebut tak berlangsung lama, air kembali surut. Ia bersamw warga lain nya tetap berjaga-jaga jika air kembali mengalami peningkatan ketika hujan. “Ada sekitar dua harian air sempet naik, tapi nggak sampai kepermukiman warga. Kejadian itu tepat pas hujan deras pada malam pergantian tahun. Sekarang sudah kembali normal,” ujarnya.

Terpisah Karim SR, Kepala BPBD Lampura mengklaim telah menurunkan tim untuk memantau lokasi rawan banjir sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Ia meminta masyakarat di kawasan dataran rendah dan bantaran sungai agar selalu waspada. Mengingat curah hujan semakin tinggi dan diperkirakan akan terus berlangsung.

“Untuk logistik masih cukup aman. Apabila nantinya terjadi banjir, dan logistik yang ada kurang, kami akan melakukan koordinasi dengan pimpinan, pastinya tim TRC BPBD siap untuk melakukan evakuasi jika terjadi banjir sewaktu-waktu,”kata dia.(ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi