oleh

Siapkan Rp15 Miliar Antisipasi Bencana

radarlampung.co.id – Pemprov Lampung tetap siaga dalam menghadapi cuaca yang cukup ekstrim selama awal Januari saat ini.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia mengatakan dalam beberapa hari kedepan, Provinsi Lampung bakal dihadapi cuaca yang cukup ekstrim. Maka dirinya mengajak seluruh masyarakat bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD)nya untuk selalu waspada.

“Kondisinya (cuaca ekstrim) ini bisa terjadi sepekan kedepan. Jadi kami harapkan semua hati-hati, karena ini masuk cuaca ekstrem berlanjut,” ungkap Nunik -sapaan akrab Chusnunia-.

Dirinya pun mengecek langsung persediaan berbagai bantuan, terutama obat-obatan untuk mengantisipasi datangnya bencana di Lampung. “Saya sudah cek di Dinkes, terutama terkait farmasi. Ini berkaca di Lebak, Banten yang butuh sekali obat-obatan. saya sudah memastikan bantuan aman di Dinsos, Dinkes dan BPBD. Ya bukan berdoa ada kejadian, tapi saya berkoordinasi agar memastikan selimut, ini kan musim hujan. Kemudian obat makanan aman. Bahkan sebagian kemarin sudah dikirimkan ke daerah bencana,” tambahnya.

Untuk di Lampung, Nunik mengatakan ada bencana yang terjadi di Lampung Barat. Informasi yang dirinya terima berupa banjir dan tanah longsor. Dia menyebut lokasi tersebut telah tertangani dan kondisi lokasi bencana tidak terlalu parah, dan sangat berbeda dibandingkan dengan di Lebak Banten.

“Cuma dapat informasi, Lampung Barat ada banjir dan longsor namun tidak parah, tapi tetap perlu di antisipasi. Kemarin ke Lebak karena parah sekali, rumah bahkan penuh tanah. Itu bukan banjir biasa, itu banjir bandang. Karena air juga mengandung lumpur,” tambahnya.

Maka itulah, Nunik mengajak masyarakat Lampung lebih peduli pada sampah. Sehingga bisa meminimalisir rerjadinya bencana. “Maka mari menjaga lingkungan, jangan sampai ada sampah di saluran karena bikin mampet saluran air. Itu bahaya loh. Kemudian perlu juga dilakukan edukasi penduduk yang tinggal dibantaran sungai dan sejarah longsor. Kita akan koordinasi dengan BPBD,” tambah dia.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung Minhairin mengungkapkan Pemprov Lampung telah menyiapkan dana khusus terkait bencana yang masuk dalam dana tak terduga sebesar Rp15 miliar.

“Untuk mengantisipasi adanya bencana, kita sudah siapkan dana tidak terduga sebesar Rp15 miliar. Kalau khusus bencana tidak ada, tapi sudah masuk didana itu semua. Kalau ditanya cukup tidak cukup, kan relatif. Tapi kalau misalnya kurang, akan ditambah di APBD-P,”tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi