oleh

Pemprov Bakal Uji Kompetensi Eselon III dan IV

radarlampung.co.id – Pemprov Lampung berencana melakukan uji kompetensi khusus untuk jabatan eselon III dan IV di lingkungan Provinsi Lampung.

Sekprov Lampung Fahrizal Darminto mengatakan uji kompetensi ini memang dimaksud untuk memacu kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Lampung pasca berlakunya perubahan nomenklatur di Pemprov Lampung 2020.

“Iya benar (kamis) ada uji kompetensi. Karena kami dituntut mengelola sumber daya aparatur profesional. Dengan prinsip, orang yang tepat harus duduk ditempat yang tepat,” beber Fahrizal.

Dia melanjutkan, saat ini kondisi di Pemprov Lampung lebih banyak pegawai dari jabatan. Bahkan ada yang pangkatnya cukup, namun belum dapat jabatan karena jabatan terbatas. Bahkan, beberapa waktu lalu struktural dikurangi dan beralih fungsional.

“Ya arahnya kesana, karena organisasi bagus itu miskin struktur tapi kaya fungsi. tapi kan kita tidak serta merta, meskipun mau tidak mau harus kesana. Makanya kami lakukan bertahap. Oleh karena itu kita harus melakukan cara fair untuk mendudukkan orang sesuai jabatan,” tambah Fahrizal.

Dalam uji kompetensi ini, lanjut Fahrizal pihaknya ingin melihat beberapa hal terkait pejabat tersebut. Mulai rekaman jejak, kesesuaian pendidikan, prestasi kerja selama jadi PNS dan potensinya. “Jadi menjadi keharusan regulasi diterapkan, maka seluruh pejabat eselon III, eselon IV yang pangkatnya sudah IIID lebih 4 tahun. Kemudian untuk eselon II dan III nggak ada jabatan, kami beri kesempatan ikut uji kompetensi,” tambahnya.

Namun dengan banyaknya yang ikut uji kompetensi nantinya, memang tidak semua bisa dapat jabatan. Tapi paling tidak, pihaknya punya data base untuk membentuk talent pool. Jika nantinya proses telah selesai, pejabat tersebut bakal langsung dilantik. sebab, Pemprov Lampung harus sesegera mungkin bekerja.

“Ya nantinya pelantikan ini tidak lama-lama, karena jabatannya sekarang harus diisi. Apalagi ada dinas yang dipecah dan di gabungkan. Maka harus segera diisi, kita kan harus bekerja tidak bisa berlama-lama,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi