oleh

Lagi, Kasus Pemerkosaan Terjadi di Tubaba

radarlampung.co.id – Setelah beberapa waktu laku terjadi peristiwa pembunuhan disertai pemerkosaan. Peristiwa pemerkosaan kembali terjadi. Kali ini menimpa WN (18), warga Banjardewa, Kecamatan Banjaragung Kabupaten Tulangbawang (Tuba), dan SL (17), warga Lampung Timur, Selasa (7/1).

SL menjelaskan, saat dirinya berkunjung ke rumah WN, yang merupakan sahabatnya. Keduanya menonton acara jaranan (kuda kepang) di Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Lalu, mereka didatangi tersangka dan dipaksa untuk ikut menuju perkebunan sawit.

“Kami berdua kan baru pulang dari Jakarta, karena tempat kami bekerja sedang banjir makanya kami pulang ke Lampung. Saya main ke rumah sahabat saya WN untuk menghibur diri. Pas kami didatangi keempat tersangka, mereka mengajak ke kebun sawit, mereka mengancam akan membunuh jika tak melayani nafsunya,”ungkap SL, Rabu (8/1).

Baca :   Lama Menduda, Bocah Tetangga Dicabuli

Sementara, WN mengaku beruntung dapat meloloskan diri dari pemerkosaan. Saat itu, ia sempat ingin dirudapaksa oleh pelaku. Namun, saat pelaku lengah, Ia menendang pelaku dan lari minta pertolongan warga sekitar.

“Saya lari minta tolong warga sekitar dan keempatnya berhasil diamankan oleh polisi,”katanya.

Terpisah, Kapolsek Tulangbawang Tengah melalui kepala SPKT Bripka Erwin Turnip membenarkan perbuatan cabul sebagaimana dimaksud pada pasal 282/KUHP. Ke empat tersangka yaitu Riswanto, Roki Imam Suryadi, Sumardi, dan Suhairi adalah warga Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tubaba.

Baca :   Lama Menduda, Bocah Tetangga Dicabuli

“Tersangka sudah di tangkap, barang bukti yang berhasil diamankan adalah empat baju milik korban, dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah tanpa plat nomor polisi,” kata Erwin. (fei/rnn/yud).

Komentar

Rekomendasi