oleh

Pemkab Tuba Siapkan Skenario Cegah Dampak Banjir

radarlampung.co.id – Memasuki musim penghujan tahun ini, Pemkab Tulangbawang mulai memetakan beberapa wilayah langganan bencana alam seperti banjir dan puting beliung. Selain melakukan pemetaan, pemerintah setempat juga telah menyiapkan beberapa skenario untuk mengurangi dampak banjir.

Salah satu yang dilakukan yakni dengan memberikan himbauan dini kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Way Tulangbawang dan menjadi langganan banjir.

“Kita sudah rapatkan dengan BPBD, kita minta untuk melakukan antisipasi dengan mendirikan posko posko di wilayah langganan banjir,” kata Bupati Tulangbawang Winarti usai menjadi Inspektur upacara apel gelar pasukan siaga banjir di lapangan Mapolres Tulangbawang, Rabu (8/1).

Baca :   Rycko Komitmen Prioritas Penanganan Banjir

Sementara, untuk para petani yang khawatir tanamannya terendam air akibat banjir, Winarti telah menginstruksikan instansi terkait untuk meninggikan tanggul di areal persawahan. “Dinas PUPR dan Pertanian sejak bulan November – Desember telah mulai gotong royong mengantisipasi hal tersebut. Kita lakukan salah satu antisipasi dengan meninggikan tanggul untuk menghalau air, mudah mudahan banjir tidak sampai merusak tanaman petani,” harapnya.

Baca :   Was-was, Warga Parerejo Menunggu Banjir

Mantan ketua DPRD Tulangbawang itu menjelaskan, sedikitnya ada enam kecamatan yang masuk dalam kategori rawan banjir. Diantaranya yakni kecamatan Menggala, Menggala Timur, Denteteladas, Gedungmeneng, Rawapitu, dan Gedungaji.

“Kita berharap masyarakat selalu siaga dan waspada. Sebab meski tidak hujan, luapan dari Way Rarem biasanya juga akan berdampak ke Tulangbawang seperti tahun kemarin,” ungkapnya.

Selain banjir, beberapa wilayah di Tulangbawang juga berpotensi terjadinya angin puting beliung seperti di wilayah Mahabang dan Sungai Burung di Kecamatan Denteteladas serta Rawapitu. (nal/wdi)

Komentar

Rekomendasi