oleh

Rycko Akan Jadikan Bandarlampung Kota Metropolitan

radarlampung.co.id – Bakal calon Walikota Bandarlampung Rycko Menoza SZP akan menjadikan Kota Bandarlampung sebagai Kota Metropolitan. Hal tersebut diungkapkannya saat Pemaparan visi misi di DPD PAN Bandarlampung

Menurutnya, sebagai seorang pemimpin, harus mampu melakukan terobosan-terobosan untuk menjadikan kota yang maju dan modern. Bandarlampung adalah wajah Provinsi Lampung dan menjadi kota persinggahan pertama di serambi Sumatera. Oleh karena itu, harus menjadi kota metropolitan dan mampu bersaing dengan kota-kota besar di Indonesia.

“Dengan tagline Bandarlampung Baru, bukan berarti mengubah semua, tetapi hal-hal yang sudah baik akan lebih ditingkatkan lagi, sementara hal yang kurang akan diperbaiki lagi dengan terobosan-terobosan baru agar menjadi kota maju,” ungkap Rycko, Minggu (13/1).

Dia menjelaskan, pembangunan flyover dan underpass bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi kemacetan kota ini, apalagi  pembangunan yang sudah ada ini, dibuat tanpa kajian dulu yang melibatkan tenaga ahli, hasilnya tidak sesuai dengan estetika dan tata kota yang baik.

“Kita kan memiliki banyak tenaga ahli seperti tehnik sipil dan melibatkan tenaga ahli tata kota dari berbagai universitas di Lampung seharusnya dilakukan feasibility study (uji kelayakan) sebelum dibangun,” kata Rycko.

Atas dasar tersebut, Rycko akan melakukan sebuah trobosan baru dengan dibangunnya jalur kereta monorail  yang terintegrasi dengan sejumlah wilayah di kota, untuk mengatasi kemacetan. contohnya dari wilayah Rajabasa-Pasar Tengah. Hal ini tentunya seiring dengan menyambut program pemerintah pusat yang akan membuat jalur kereta untuk menghubungkan antara Terminal Rajabasa dengan Bandara Radin Intan II.

“Pembangunan kereta monorail ini akan menjadi transportasi masa depan untuk mengurai kemacetan, karena seiring dengan pekembangan waktu pengguna kendaraan akan kian meningkat. Kemudian, sebagai ciri kota metropolitan tentu harus mampu mengoptimalkan program transportasi massa seperti bus rapid transit, pembuatan jalur khusus untuk pengguna sepeda, kemudian membuat pedestrian atau trotoar yang nyaman untuk pejalan kaki dan penyadang disabilitas,” bebernya.

Untuk sektor pendidikan, sambung Rycko, merupakan salah satu prioritas pembangunan, namun pemerintah harus tetap memperhatikan kualitasnya apalagi saat ini sudah didukung dengan berbagai program dari pemerintah provinsi dan pusat seperti sekolah gratis.

“Tetapi saat ini bukan hanya berbicara sekolah gratis tetapi bagaimana tetap ada kualitas pendidikan dengan sekolah-sekolah favorit untuk  siswa berpreatasi di Bandarlampung,” jelasnya.

Salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan, banyaknya universitas di Bandarlampung bisa menjadi salah satu sarana meningkatkan kualitas pendidikan dengan menjalin kerjasama untuk menghadirkan guru-guru terlatih di sekolah-sekolah. Kemudian, pemerintah juga harus hadir untuk pengadaan program beasiswa sekolah ke luar negeri bagi siswa-siswa yang berprestasi di Bandarlampung.

“Transportasi massal khusus untuk pelajar juga perlu disediakan untuk mereka untuk berangkat sekolah,” kata Rycko. (rls/dna/yud)

Komentar

Rekomendasi