oleh

Genjot RAT, 1417 Unit Koperasi di Lampung

radarlampung.co.id – Dinas Koperasi dan UMKM Lampung mengadakan focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan tokoh koperasi dan UMKM di Sai Bumi Ruwa Jurai,  Selasa (14/1).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agus Nompitu mengatakan,  FGD dilakukan dalam rangka menjaring aspirasi dari seluruh kabupaten/kota di Lampung terkait persoalan-persoalan yang dihadapi. Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM),  pasar,  serta keorganisasian.

“Ini bentuk pemetaan bagaimana kondisi UMKM dan Koperasi di Lampung. Bagaimana potensi kekuatan,  kelemahan dan tantangannya kita bisa tau dalam FGD ini, ” kata dia.

Baca :   Sekprov Ditunjuk Masuk Jajaran Komisaris Bank Lampung

Mantan Sekretaris Dispenda Lampung ini mengatakan, hasik dari FGD bakal disaring dan di tampung salahsatu yang difokuskan adalah penibgkatan kapasitas SDM koperasi. Di mana ada beberapa hal yang bakal dilakukan ke depan sesuai dengan program.

“Tentunya semuanya ini akan kita bawa ke dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam sektor koperasi dan UMKM, ” ucapnya.

Dia juga menegaskan dari 2016 unit koperasi aktif,  baru 599 unit saja yang sudah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Di mana,  jika secara prosentase tidak melebihi 40 persen dari keseluruhan. Artinya,  masih ada 1417 unit koperasi yang belum RAT. Padahal RAT ini sebagai salahsatu syarat berjalannya koperasi tersebut. Dan jika tidak melakukan RAT,  bisa jadi koperasi tersebut dibekukan.

Baca :   Pemprov Lampung Lakukan Uji Kompetensi Ratusan Calon Kepala Sekolah

Untuk itu,  Agus mendorong pelaksanaan RAT terhadap seluruh koperasi aktif yang ada di Lampung. “Angka itu hanya sekitar 30 persen saja yang sudah RAT,  kita target untuk tahun 2020 ini,  yang RAT bisa mencapai 50 persen, ” ucapnya. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi