oleh

Plt. Bupati Mesuji Kecewa, Masih Ada Randis Tunggak Pajak

RADARLAMPUNG.CO.ID – Plt. Bupati Mesuji Saply TH didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mesuji Indra Kusuma Wijaya melakukan apel kendaraan dinas di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji, di Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji, Selasa (14/1). “Tujuan dilaksanakan apel kendaraan ini untuk memantau penggunaan, perawatan, dan kelengkapan administrasi aset kendaraan roda empat yang digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Mesuji,” kata Saply kepada wartawan.

Selain itu, masih kata orang nomor satu di bumi Ragab Begawe Caram tersebut, dirinya meminta seluruh OPD yang menggunakan kendaraan dinas agar mempertanggung jawabkan kegunaan kendaraan dinas, yakni merawatnya dengan baik. Menurutnya, randis yang dipakai para pejabat merupakan aset Negara, untuk itu dia berpesan agar randis dipergunakan sebaik-baiknya sebagai penunjang kinerja.

Saply menyayangkan masih ada beberapa kendaraan dinas tidak tertib pajak. Padahal anggaran untuk perawatan kendaraan dan pajak kendaraan sudah dianggarkan.

“Saya imbau kepada pemilik kendaraan dinas yang belum membayar pajak kendaraannya dalam waktu satu bulan ini segera melunasi pajak. Jika dalam waktu satu bulan ini belum juga diselesaikan pembayaran pajaknya maka kendaraan tersebut akan ditindak dan ditarik,” tegas Saply.

Sementara, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Pemkab Mesuji Ronal Nasution mengatakan, berdasarkan data apel randis tersebut, ada 113 kendaraan yang mengikuti apel kendaraan dinas. Terdiri dari mobil OPD dan kecamatan yang ada di Mesuji.

“Terkecuali mobil dari Dinas Kesehatan yang kita buat jadwal kusus. Sebab itu terkait dengan mobil Pustu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi kita jadwalkan lagi kapan mereka bisa. Selain itu juga mobil dari PU operasional alkal (alat kelengkapan) yang selalu jalan memperbaiki jalan. Nanti kita agendakan juga secepatnya,” ujar Ronal.

Terkait berapa kendaraan dinas yang tidak tertib pajak, menurut Ronal memang ada beberapa yang belum taat pajak. Namun untuk data jumlah realnya masih belum bisa mereka publish. Dengan dalih masih direkap.

“Yang pasti ada beberapa dan gak banyak kok, ada beberapa saja. Mereka berjanji segera membayarnya sesuai instruksi pak Bupati agar membayar pajak kendaraannya dalam waktu satu bulan ini. Jika dalam satu bulan ini belum juga diselesaikan maka kendaraan tersebut akan ditindak dan ditarik sesuai instruksi pak bupati tadi,” jelasnya. (muk/sur)

Komentar

Rekomendasi