oleh

Miris, Gegara Rokok Mobil Ini Terguling ke Bawah Fly Over

RADARLAMPUNG.CO.ID – Diduga kehilangan fokus, pengendara mobil Xenia silver BE 2736 LI banting setir hingga terbalik di jalan Pangeran Antasari, Kedamaian, Bandarlampung, Minggu (19/1) pagi.

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, kecelakaan tersebut diakibatkan ketidak fokusan pengemudi. Sang sopir yang merupakan pelajar SMA Alkautsar itu melaju menuju jalan lintas Sumatera bypass Soekarno-Hatta.

Belakangan diketahui mobil itu baru saja bertolak dari Hotel Asoka dengan kecepatan tinggi.

Tak mampu menguasai laju kendaraan, pengendara yang menurut warga setempat bernama Ikhsan (18) itu hilang kendali dan membuang setir ke bawah fly over Antasari. Akibatnya, kendaraan rusak di bagian depan dan terguling.

Baca :   Lepas Kendali, Randis Kemenag Nyungsep di Jalinbar

Uci (19), warga sekitar mengatakan, mobil tersebut terbilang ramai penumpang. “Ada lebih dari lima orang di dalamnya. Semua masih pelajar, kalau gak salah pengemudinya namanya Ikhsan,” katanya.

Terpisah, Kasat Lantas Polresta Bandarlampung Kompol Reza Khomeini mengungkapkan, pengendara mobil saat itu tiba-tiba kehilangan fokus. Itu lantaran salah satu teman yang ada di samping pengemudi merokok dan mengenai matanya.

“Jadi pengemudi dan rombongan dari Asoka menuju ke jalan besar bypass, dan sampai di TKP sopir kehilangan kendali dan menjadi tidak fokus, karena ada temanya ngerokok yang kemudian asapnya mengenai matanya, hingga dia (pengemudi) putuskan untuk banting stir dan akhinya terguling,” ungkap Reza.

Baca :   Sembuh Dari Stroke, Kecelakaan Saat Berkendara

Menurutnya, kejadian itu turut serta melibatkan mobil lainya yang ada di belakang Xenia tersebut. “Sempat mengenai mobil di belakangnya, rusak materil sedikit dan rusak di bagian depan untuk Xenianya,” tambah Kasat.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dan, kedua pengemudi sepakat berdamai, hingga menolak untuk dibawa ke Mapolresta Bandarlampung.

“Itu gak kita tangani, karena rugi materi dan tidak ada korban jadi mereka sepakat berdamai di lokasi dan menolak dibawa ke Polresta,” tandasnya. (mel/sur)

Komentar

Rekomendasi