oleh

Wali Kota Tinjau Jalan Nusantara Labuhanratu

radarlampung.co.id – Wali Kota Bandarlampung Herman HN meninjau pelebaran mulut Jalan Nusantara Labuhanratu yang merupakan pertigaan akses dari Jalan Untung Suropati menuju Jalan Sultan Agung.

Dalam peninjauan itu, Herman HN meminta pengerjaan pelebaran badan jalan di pertigaan itu selesai pekan ini hingga pengaspalan yang dapat dilalui setelah 15 hari.

“Kita minta 15 hari pasca pengecoran baru bisa dilalui. Kalau langsung dibuka nanti jebol. Namun, kalau yang tidak dicor ini minggu ya sudah bisa dilalui,” katanya disela meninjau ke lokasi, Senin (20/1).

Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung sebagai pelaksana kegiatan untuk melakukan pengecoran dengan ketebalan 20 cm. “Ada besinya di dalamnya, biar 30-40 ton. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Baca :   Dinas Bina Marga Targetkan Selesai Sebulan Perbaiki Jalan Putus

Selain persimpangan tersebut, pihaknya sedang mengkaji persimpangan lainnya yang rawan kecelakaan untuk dilakukan pelebaran.

Terkait rencana pelebaran badan Jalan Nusantara, pihaknya memutuskan tidak jadi dilebarkan. Lantaran, berdasarkan kajian bahwa kendaraan melalui jalur badan jalan masih bisa berpapasan.

Sementara Camat Labuhanratu Tarsi juliawan, S.STP, MM mengatakan, pelebaran jalan tersebut berkat kerelaan dari pemilik lahan Almarhum Haji Abdullah melalui kedua anaknya Edi dan Agus dengan ukuran kurang lebih 19 meter.

“Untuk legalnya nanti akan kita buat pemecahan sertifikatnya, menjadi lahan fasum (fasilitas umum). Sebenarnya penghibahan jalan ini juga belum dibuat sertifikat fasumnya, jadi biar sekalian kita buat sertifikat fasum jalannya yang membelah luas tanah milik mereka seluas 5000 meter persegi,” bebernya kepada Radar Lampung.

Baca :   Herman HN Raih Penghargaan Governance Award 2020

Menurutnya, terkait pelebaran Jalan Nusantara, pihaknya melihat bahwa sudah tidak bisa lagi dilebarkan lantaran merupakan pemukiman padat penduduk. “Engga jadi, rencananya mau dilebarkan tapikan ini padat penduduk,” ujarnya.

Selain pelebaran, dirinya menyebutkan titik lokasi persimpangan tersebut akan ditambah penerangan jalan umum sebanyak satu lampu. Kemudian, ada pemindahan beberapa tiang telepon.

“Akan ditambah satu titik peneranga. Karena dari banyak laporan warga, di sini termasuk rawan kecelakaan. InsyaAllah minggu ini selesai,” pungkasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi