oleh

Antisipasi Banjir, Pemkab Usulkan Pelebaran  Gorong-gorong ke P2JN

radarlampung.co.id – Wakil Bupati Tanggamus AM. Syafi’i kembali meninjau Kecamatan Semaka pascabanjir dan longsor beberapa waktu lalu. Kegiatan ini untuk memastikan penanganan titik longsor dan banjir.

Saat melihat kondisi Way Dakok dan Way Binjai, Pekon Pardawaras, Syafi’i menginstruksikan aparat pekon segera membersihkan material longsor yang menutupi gorong-gorong. Sebab jika dibiarkan. luapan air berpotensi kembali menggenangi jalan.

”Untuk membersihkan material longsor menggunakan alat berat, tidak memungkinkan lagi. Karena itu perlu kepedulian  masyarakat dengan bergotong-royong. Minta tolong ya pak Pj. (kepala pekon). Warganya digerakkan bergotong royong,” kata Syafi’i.

Baca :   Warga Respon Perbaikan Jalan Way Panas

Wabup dan rombongan juga meninjau kondisi pascabanjir di Pekon Way Kerap. Dari sini, beralih ke posko bantuan yang terletak di kantor kecamatan. ”Sebelas hari pascabanjir dan tanah longsor, kita lihat titik-titik penanganan. Alhamdulillah, progresnya cukup signifikan. Dari tinjauan tadi, ada empat gorong-gorong yang kapasitasnya sudah tidak sesuai lagi, sehingga harus diperbesar. Langkah kita, berkoordinasi dengan P2JN. Sebab ini akses jalan nasional,” tegasnya.

Penanganan titik-titik lainnya pascabanjir dan tanah longsor, akan terus dilaksanakan sampai berakhirnya tanggap darurat, Kamis mendatang. Itupun akan terus dipantau. Jika memang masih perlu dilaksanakan, bakal dilanjutkan.

Baca :   Tolong Perbaiki! Jalinbar Tanggamus Mulai Rusak

”Kita juga minta agar masyarakat tergerak bergotong-royong. Jika memang penanganannya tidak bisa menggunakan alat berat. Misalnya gorong-gorong yang masih tersumbat karena ada material longsor. Ini juga perlu peran serta dari masyarakat,” tandasnya.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Edi Nugroho mengungkapkan, setelah normalisasi dua sungai selesai, tahapan selanjutnya pembuatan tanggul di Way Manuk. Normalisasi di Way Dakok dan Way Binjai masing-masing sepanjang 300 meter.

”Untuk Way Manuk, hanya pembuatan tanggul. Saat ini dalam tahap pengerjaan. Mudah-mudahan selesai dalam masa tanggap bencana,” ujarnya. (iqb/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi