oleh

Arinal Pacu Produksi Perikanan Laut Lampung

radarlampung.co.id-Lampung menjadi salah satu Provinsi yang melakukan budidaya laut. Melihat potensi yang luar biasa, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebut bakal terus memacu pertumbuhan perikanan laut Lampung yang selama ini belum maksimal.

Hal ini diungkapkan Arinal saat melakukan panen perdana Keramba Jaring Apung (KJA) Budidaya Udang dan Ikan Politeknik Negeri Lampung (Polinela), di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Padang Cermin, Pesawaran Selasa (21/1).

”Jadi tadi juga sudah lihat dan panen baik kakap putih dan ikan bawal. Saya sangat memberikan apresiasi karena laut Lampung yang begitu banyak potensi terabaikan. Oleh karena itu saya sengaja juga mengundang berbagai akademisi untuk turut berkonsentrasi pengembangan perikanan di Lampung. apalagi ikan yang dikembangkan balai memiliki potensi permintaan luar biasa,” beber Arinal.

Mantan Sekprov Lampung ini juga menginisiasi BBPBL agar bisa lebih mudah, efisien dan cepat dalam produksi perikanan laut untuk mendukung kebutuhan lampung. ”Saya juga ingin 1182 kilometer pantai di Lampung baik pantai barat dan timur kita akan bangkitkan. Mulai nelayan, swasta, pemerintah turut membangun sektor perikanan dan kelautan lebih baik lagi. Akan ada kebijakan saya sumberdaya Lampung tidak akan tertinggal sepanjang bermanfaat untuk rakyat lampung dan bangsa Negara maka kita akan mengupayakan Lampung produktif,” tambahnya.

Arinal juga menyampaikan bahwa Pemprov Lampung mengapresiasi Polinela yang telah berkomitmen mendukung Pemerintah dalam upaya meningkatkan pontensi kelautan dan perikanan. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya Program Studi Budidaya Perikanan dan Program Studi Perikanan Tangkap. ”Dengan dibukanya program tersebut, Polinela mempunyai tugas yang sangat besar untuk meningkatan kualitas sumberdaya manusia di bidang budidaya dan teknik penangkapan ikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung Ujang Komarudin memuji potensi yang dimiliki oleh Provinsi Lampung. ”Lampung memiliki Potensi yang luar biasa karena memiliki sentra untuk budidaya laut bahkan sudah menjadi Balai Besar. Di Indonesia sendiri ada beberapa balai yang lain yang mengembangkan budidaya lampung seperti ini yaitu Batam, Ambon dan Lombok tapi Balai besarnya dilampung ini,” tuturnya.

Adapun beberapa ikan yang dikembangkan di Balai ini yaitu ikan kakap putih, kerapu, bawal bintang bahkan ikan hias nemo dan kuda laut. ”Bukan hanya itu kita juga membudidaya kan ikan kobia yang hanya ada di Lampung,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Lampung Dr. Ir Sarono menyampaikan bahwa tujuan dari Budidaya Udang dan Ikan di BBPLB adalah untuk memberikan kontribusi kepada Pemprov Lampung dalam mensejahterakan masyarakat Lampung melalui budidaya perikanan, perbenihan ikan, dan perikanan tangkap. “Kita saat ini memiliki 72 petak keramba jaring apung, yang kapasitasnya udang 1 keramba 10-20 Kg. Kalau ikan bisa sampai 40 Kg,” ujarnya

Namun Sarono mengatakan pihaknya melakukan pengembangan dibudidaya laut ini juga untuk mendukung masyarakat yang berminat juga dalam melakukan budidaya laut. ”Jadi yang kami kembangkan saat ini bisa dimanfaatkan masyarakat baik bertanya berbudidaya bisa menduplikasi termasuk memberikan pelajaran bagi  masyrakat,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi