oleh

Pulang Sekolah, Cucu Lihat Kakeknya Gantung Diri

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peristiwa gantung diri kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Denteteladas. Penyebabnya diduga akibat depresi. Hal ini diungkapkan Kapolsek Denteteladas AKP Rohmadi mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi.

“Kuat dugaan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi. Menurut keterangan pihak keluarga dan tetangganya, korban tidak mengalami sakit apapun dan tidak memiliki masalah. Namun korban sudah bercerai dengan istrinya sejak 5 tahun lalu. Istri korban menikah lagi dan tinggal di Kampung Pasiran Jaya,” ungkap AKP Rohmadi kepada radarlampung.co.id, Kamis (23/1).

Kapolsek bercerita, peristiwa gantung diri tersebut terjadi pada Rabu (22/1) sekira pukul 12.30 WIB, di dalam rumah korban Sukasri (70) warga Dusun Pancoran Mas I, Kampung Way Dente, Kecamatan Denteteladas.

Mayat Sukasri kali pertama ditemukan RA (8) yang merupakan cucunya. “Saksi pulang sekolah dan hendak masuk ke dalam rumah, tetapi pintu rumah dalam keadaan terkunci, lalu saksi mengintip dari jendela dan melihat korban dalam posisi tergantung,” jelasnya.

Baca :   Nenek Temukan Cucu Tergantung

Melihat kakeknya dalam keadaan tergantung, RA lalu memberitahu tetangga korban, Karinem (48). Saat itu juga, Karinem memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnnya yang langsung berkumpul dan sebagian melapor ke Polsek Denteteladas.

“Petugas kami langsung menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Hasil VER (visum et repertum) yang dilakukan oleh petugas medis di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan penyebab korban MD (meninggal dunia) murni karena bunuh diri,” terang AKP Rohmadi.

Dari TKP, aparat Polsek Denteteladas menyita barang bukti tali tambang warna merah, baju warna putih merah, dan celana panjang warna coklat yang dikenakan korban.

Baca :   Nenek Temukan Cucu Tergantung

“Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini sebagai musibah,” tandasnya.

Peristiwa gantung diri ini merupakan yang kedua kalinya dalam waktu satu minggu terakhir di wilayah hukum Polsek Denteteladas.

Sebelumnya, Kamis (16/1) minggu lalu sekira pukul 10.30 WIB, Djoko Sutarto (52) warga housing blok D26, KM 43, PT. Indo Lampung Perkasa (ILP), Kecamatan Gedungmeneng, Tulangbawang juga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di kusen pintu rumahnya.

Berdasarkan keterangan dari saksi di lapangan, aparat Polsek Denteteladas menduga Djoko bunuh diri akibat depresi. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi