oleh

Panen Raya di Metro, Gubernur Bangkitkan Semangat Produktivitas Petani

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri panen raya Musim Tanam III “Cuak Mengan dan Ngetas Paghei”, di hamparan sawah Kelompok Tani (Poktan) Mufakat I, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Senin (27/1).

Dalam kesempatan itu, Gubernur menunjukkan rasa bangganya karena meski Metro hanya memiliki luas lahan pertanian 2.880 hektare, namun mampu menghasilkan 47.000 ton padi.

“Saya merasa bangga Kota Metro yang relatif kecil luas lahan pertaniannya mampu menunjukkan angka produksi dan produktivitas. Terutama tanaman padi mencapai 47.000 ton,” ujar Arinal membangkitkan semangat para petani.

Menurutnya, pada musim kemarau yang panjang di musim tanam III 2019, sebagian besar petani di Metro tetap dapat melakukan tanam padi pada lahan seluas 2.880 hektare dan berhasil panen dengan baik dengan produktivitas yang tinggi, yaitu berkisar 6,58 ton per hektare.

Hal itu disebabkan adanya dukungan air irigasi, bantuan benih, pupuk bersubsidi, dan alat mesin pertanian dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Kota Metro sendiri.

“Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi petani untuk lebih meningkatkan produksi juga produktivitas pada musim tanam berikutnya,” harap Arinal.

Untuk meningkatkan produktivitas atau hasil panen padi per hektare, lanjut Arinal, petani harus mau dan mampu menerapkan cara bercocok tanam sesuai anjuran petugas atau penyuluh pertanian. Semisal dengan menerapkan budidaya padi yang ramah lingkungan dan setidaknya dengan penerapan panca usaha tani.

Baca :   Pairin Ingatkan Masyarakat Pentingnya Sensus Penduduk

“Maksudnya ramah lingkungan adalah petani mampu menanam padi dengan cara penebasan, perendaman rumput, dan pembenamannya ke dalam tanah, menggunakan pupuk kandang atau menggunakan pestisida organik yang mudah terurai dan sesuai anjuran, menerapkan cara bercocok tanam padi dengan teknologi pertanian organik,” jelas Gubernur.

Di samping itu, lanjut Gubernur, diharapkan petani tidak menggunakan pestisida secara berlebihan, serta menerapkan Panca Usaha Tani Padi.

Hal itu dilakukan dengan menanam padi berjarak tanam teratur sesuai benih yang digunakan, penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, pengaturan penggunaan air sesuai kebutuhan dan perkembangan tanaman padi dan pengendalian hama penyakit secara terpadu dan terkendali.

Gubernur yang didampingi Ketua TP PKK Lampung Riana Sari Arinal dan Wali Kota Metro Achmad Pairin selain melakukan panen raya juga menyerahkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) yang digulirkan untuk kelompok tani (poktan) di beberapa kecamatan di Metro.

Bantuan tersebut berupa 2 unit handtractor, 5 unit hand sprayer elektrik, 1 unit cultivator, 2 unit power trasher, 3 unit pompa air, serta bantuan Pemprov Lampung kepada Pemerintah Kota Metro untuk pengembangan budidaya padi inbrida (penyerbukan sendiri) TA 2020 seluas 3.130 hektare.

Selain itu, juga terdapat penyerahan bantuan alsintan berupa 2 unit combine harvester dari Pemerintah Pusat, serta 15 unit hand dprayer electrick dan 12 unit corn planter dari Pemkot Metro.

Baca :   Implementasi KPB, Pemprov Gandeng Pusri

Gubernur Arinal mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada para petani Metro yang telah berhasil merealisasikan penanaman dari bantuan benih padi dari Pemerintah Pusat sebanyak 62, 5 ton dan bantuan benih dari Pemerintah Provinsi sejumlah penangkaran sejumlah 2,5 ton (khusus untuk penangkaran 100 hektare).

Arinal juga menekankan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas pembangunan Lampung, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi sektor ini yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekaligus pengembangan perekonomian daerah.

Pemprov Lampung juga menetapkan komoditas unggulan daerah antara lain padi, jagung, bawang merah, dan cabai. Selain itu, karet, kelapa sawit, dan lada serta sapi, kambing dan ayam.

Upaya pengembangan komoditas unggulan daerah tersebut tentunya akan menjadi perhatian serius semua pihak sehingga dapat membuahkan hasil seperti yang diharapkan.

“Pemerintah Provinsi Lampung juga segera melakukan upaya peningkatan kesejahteraan petani melalui Program Kartu Petani Berjaya, yang akan menjamin ketersediaan pupuk dan benih, permodalan, dan penjualan produksi yang menguntungkan. Dan rencananya pada Maret akan di-launching,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Metro Achmad Pairin menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat datang dan terimakasih karena Gubernur Arinal sudah berkenan hadir dan telah berkenan untuk makan bersama dengan masyarakat Metro.

Komentar

Rekomendasi