oleh

Pemprov Perketat Antisipasi Corona

radarlampung.co.id – Pemprov Lampung berupaya mencegah dan mengantisipasi masuknya virus corona di Lampung.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi meminta mulai Dinas Kesehatan, Bandara, Pelabuhan hingga Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) mempersiapkan diri untuk mencegah masuknya penyakit Corona di Lampung.

”Hari ini saya memantau rumah sakit dan Bandara, karena Provinsi Lampung termasuk wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus (soal virus corona). di Bandara ada alat deteksi suhu tubuh tapi hanya menemukan, untuk penyembuhan dilakukan di RSUDAM dan di Ruang Isolasi khusus terkait virus,” beber Arinal saat diwawancarai di RSUDAM.

Saat ini Ruang Isolasi RSUDAM sendiri telah memiliki lima kamar dan tenaga khusus yang disiapkan untuk menangani persoalan virus. Dengan segala persiapan ini, Arinal tetap beraharap Provinsi Lampung tetap aman dari virus corona yang mewabah di China.

Dalam peningkatan pencegahan sendiri, Pemprov Lampung melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan, rumah sakit, Pemda kabupaten/kota serta pelabuhan yang menjadi akses Internasional masuk ke Lampung. Arinal meminta seluruh pihak terus memantau dan siaga selama tiga bulan kedepan untuk mengantisipasi masuknya virus tersebut.

Baca :   Petrokimia Gresik Panen Demplot Padi Komersial di Trimurjo

”Saya minta selama tiga bulan ini untuk terus mengawasi siang malam ekstra bekerja, saya tak melarang turis mancanegara datang ke Lampung. Ya kalau tidak ada gangguan, tidak alasan melarang. Oleh saat ini ada alat deteksi (suhu tubuh) di bandara. Jadi kalau tidak menunjukan kenaikan suhu. maka sah-sah saja,” lanjutnya.

Di tambahkan Kadiskes Provinsi Lampung Reihana, saat ini pihaknya bersama Pemda kabupaten/kota telah berupaya memberikan edukasi pada masyarakat mengenai virus corona. Tak lain bermaksud agar masyarakat tidak diresahkan dengan banyaknya video yang tersebar melalui media sosial.

”Yang terpenting, masyarakat mejaga hidup bersih dan sehat mulai rajin mencuci tangan, jaga kondisi tubuh. Memang gejalanya mirip dengan flu biasa mulai demam, pilek, hingga sesak nafas. namun yang paling penting diawasi yaitu orang tersebut baru dari Negara tiongkok atau Taiwan. Kita harus awasi bila ada gejala batuk, pilek, tubuh demam, dan sakit tenggorokan harus diawasi paling tidak 14 hari. Karena masa inkubasi dari virus itu 2-14 hari,” tambah Reihana.

Baca :   Implementasi KPB, Pemprov Gandeng Pusri

Saat ini, Dinkes Provinsi Lampung menyiapkan tiga rumah sakit untuk persiapan antisipasi masuknya virus corona di Lampung. Pertama yang paling siap yaitu RSUDAM, kemudian ada juga di RS A. Yani Metro dan RS Bob Bazar, Kalianda Lampung Selatan.

”itu yang kami lakukan dan insyallah, thermal scanner di Bandara juga alam dilakukan di Pelabuhan Bakauheni. Kerja alatnya akan membaca suhu tubuh orang yang masuk ke Lampung dengan lebih dari 38 derajat selsius, nantinya alat akan bunyi dan langsung kita tindak,” tambahnya.

Sementara Direktur Utama RSUDAM, Hery Djoko mengaku persiapan telah dilakukan RSUDAM termasuk menyiapkan tenaga kesehatan khusus penanganan virus hingga obat-obatanpun telah disiapkan. ”Dari kami tim sudah siap, obat ada, sampai saat ini memang kosong terkait virus corona. Tapi yang jelas ruangan ini khusus untuk perawatan terserang virus,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi