oleh

Gabungan TNI, Polri, Mahasiswa Bersihkan Material Longsor

radarlampung.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Limau, Tanggamus Rabu sore (29/1) menyebabkan longsor. Material berada pada dua titik di Pekon Tegineneng. Bahkan batu besar jatuh dari tebing di Pekon Ketapang.

Kepala Bidang Kedaruratan, BPBD Tanggamus Edi Nugroho mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Ini menyebabkan setengah badan jalan tertutup bebatuan, ranting pohon dan tanah.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Aparat TNI, Polri, kecamatan, masyarakat dan mahasiswa bahu membahu membersihkan material longsor, Kamis pagi. Sekarang material yang menutupi sudah berhasil dibersihkan,” kata Edi mewakili Kepala BPBD Tanggamus Ediyan M. Thoha, Kamis (30/1).

Baca :   Pimpinan DPRD Lambar Audiensi dengan Siswa Diktukba Polri 

Dalam kesempatan itu ia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di dekat lereng dan pengguna jalan untuk selalu waspada longsor. Sebab saat ini intensitas hujan masih tinggi. “Kalau hujan deras dalam waktu lama, lebih baik mengungsi dulu. Kalau pengendara mau lewat, harus ekstra hati-hati,” tegasnya.

Sementara, anggota Polsek Limau bersama pihak kecamatan, aparat pekon, warga dan mahasiswa KKN membersihkan jalan terdampak longsor, Kamis pagi.

Baca :   Takut Longsor, Pelanggan Enggan Menginap Di Hotel Bukit Randu

Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mengatakan, tujuh personel polsek, dua personel koramil, pegawai kecamatan dan mahasiswa KKN dan masyarakat membersihkan material hingga sekitar pukul 09.30 WIB.

Gotong royong dan evakuasi batu besar dilakukan manual sebagai upaya kecepatan dalam membuka akses jalan yang tertutup material longsor. ”Material longsor terdiri dari pasir bercampur tanah setinggi 10 cm. Saat ini telah dibersihkan. Batu besar juga telah disingkirkan,” kata Ichwan Hadi. (ral/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi