oleh

Lazuardi Dinobatkan Sebagai Sekolah Ramah Anak

radarlampung.co.id – Sekolah Lazuardi Haura bersama Komite menggelar kegiatan Seminar Bedah Buku dengan tema Memulihkan Sekolah, Memulihkan Manusia di Ballroom Hotel Horison Lampung, Sabtu (1/2).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang peserta yang terdiri dari orang tua dan sekolah, dengan dua narasumber yakni Dr. Ir. Haidar Bagir, MA yang merupakan Praktisi Pendidikan dan Penulis Buku, serta Yanuar Dwi Prastyo S.Pd.I., M.A., Ph.D yang merupakan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UBL.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Duli Mariana S.pi mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya ingin mengupas tuntas terkait konsep pendidikan di Indonesia dan mengembalikan falsafah pendidikan yaitu membuat anak-anak merasa bahagia ketika berada di sekolah.

“Intinya adalah bedah buku, memulihkan sekolah, memulihkan manusia. Kemudian kita lanjutkan dengan seminar,“ katanya kepada radarlampung.co.id, Sabtu (1/2).

Dia berharap dari seminar ini, pihaknya dapat mengembalikan dan membuka cakrawala dunia pendidikan, dengan mengundang guru-guru penggerak di seluruh Bandarlampung, untuk bisa melihat seperti apa falsafah pendidikan di Indonesia yang sebenarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, Lazuardi sendiri memandang pendidikan sebagai sesuatu yang seharusnya bisa memanusiakan manusia. “Jadi konsep kita lebih kepada mengembangkan kretifitas anak, dan membuat anak-anak itu lebih cinta belajar,“ katanya.

Lazuardi berusaha untuk membuat anak-anak trampil dan percaya diri. Menurutnya, dengan begitu nilai-nilai akademik akan menyusul dengan sendirinya kalau anak merasa bahagia. “Kalau mereka senang ke sekolah, otomatis juga materi yang diberikan akan masuk dengan baik,“ tambahnya.

Adapun peserta dalam seminar ini terdiri dari orang tua siswa Lazuardi, beberapa sekolah-sekolah, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pemberdayaan Wanita dan Anak. “Karena disini kita juga sekalian melakukan deklarasi Sekolah Ramah Anak,“ tuturnya.

Dia mengatakan, dalam deklarasi tersebut pihaknya melakukan penandatanganan bersama Walikota Bandarlampung Herman HN, Masyarakat, Unsur Komite, dan Dinas Pemberdayaan Wanita dan Anak, yang menyatakan bahwa Lazuardi secara resmi menjadi Sekolah Ramah Anak.

“Insyallah, acara seperti ini bisa kita gelar setiap tahun dengan tema yang berganti-ganti. Kebetulan tahun ini sekolah mengambil tema bedah buku itu tadi, sekalian kita lakukan seminar dan deklarasi Sekolah Ramah Anak,“ pungkasnya. (ega/yud)

Komentar

Rekomendasi