oleh

Haul Gusdur, Kepalas Literasi Bedah Buku Undang-Undang Adat Krui

radarlampung.co.id – Memperingati Haul satu dekade Abdurrahman Wahid (Gusdur), Kelompok Belajar Lintas Generasi (Kepalas Literasi) membedah buku dengan tema Undang-Undang Adat Krui.

Adapun pembicara dalam bedah buku yang dilaksanakan Senin (3/2) lalu yakni Arman AZ dan Hislat Habib (sebagai penulis buku), Auza’i Alwi (Ketua PCNU Pesisir Barat) dan Chepry C.Hutabarat (Penggiat Klasika).

Doni Irawan selaku pendiri Kepalas Literasi mengatakan acara tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya-upaya dalam menjaga warisan budaya masyarakat Lampung. Diadakannya Bedah buku, untuk memberikan Ruang Dialog antara penulis dan audien, khususnya masyarakat Lampung terkait dokumen Undang-undang Adat Krui yang berhasil di temukan di perpustakaan .

“Kita patut memberikan apresiasi kepada para peneliti yang juga penulis buku, karena telah menemukan manuskrip yang saat ini file aslinya tersimpan di perpustakaan Leiden, dengan kode manuskrip ‘Mal.  6807 No. 58’,” katanya dalam rilis yang diterima Radar Lampung.

Menurutnya, Undang-undang adat Krui memuat 41 pasal yang berisi hukuman berupa denda-denda terhadap tindakan yang melanggar norma masyarakat yang berlaku saat itu. Denda itu berupa uang dalam bentuk (mata uang) real. (rls/apr/yud)

Komentar

Rekomendasi