oleh

Loekman Belum Terbuka dan Belum Ada Rekom yang Jelas

radarlampung.co.id – Politik itu dinamis. Hal ini menjadi salah satu alasan bakal calon incumbent bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mendaftar di sejumlah partai politik dan belum terbuka siapa pendampingnya.

“Politik itu dinamis ya. Jadi, saya sebagai kontestan mendaftarkan diri di semua partai yang ada di Lamteng. Tentunya optimistis semua parpol mendukung saya. Kalau nggak optimistis ngapain? Makanya, saya mau daftar. Nah, itulah kira-kira. Makanya, saya selalu katakan kalau objektif pasti banyak partai yang akan mendukung saya. Termasuk dengan Partai Demokrat ini,” katanya.

Ditanya apakah ada kemungkinan dirinya berpasangan dengan Musa Ahmad dari Partai Golkar, Loekman menyatakan
ketika bedah visi-misi di DPD I Partai Golkar Lampung telah disampaikan kecil kemungkinan Golkar mendukung dirinya. “Kecil kemungkinan Golkar mendukung dirinya. Ini saya sudah sampaikan dalam bedah visi-misi di DPD I Partai Golkar Lampung. Kita sama-sama tahu bahwa dalam kontestasi politik Pilkada Lamteng, ada kader Golkar juga yang akan maju. Tapi, setidak-tidaknya saya sudah merasa berterima kasih diberi kesempatan untuk menyampaikan apa yang sedang saya kerjakan dan apa yang akan saya kerjakan kalau saya pilih lagi menjadi bupati. Secara demokrasi-demokrasi ajalah kita jalankan,” ujarnya.

Terkait balon pendamping M. Ilyas Hayani Muda yang santer, Loekman menyatakan masih dinamis. “Sebelum janur kuning melengkung, itu masih dinamis. Semua punya kesempatan. Saya nggak milih harus siapa dan harus siapa. Ya kira-kira yang bisa sejalur dengan saya. Paling penting karena kita mau kerja, bukannya mau apa-apa di sini kan. Kemungkinan-kemungkinan selalu terbuka. Namanya politik. Banyak yang mau gabung dengan saya,” ungkapnya.

Ditanya soal surat turat tugas dari DPP PDIP, Loekman menyatakan belum menerima. “Kita belum terima. Belum ada. Itu hoax,” katanya berlalu meninggalkan Sekretariat DPC Partai Demokrat Lamteng.

Diketahui Loekman telah mendaftar di PDIP, Partai Golkar, PKB, Partai NasDem, Partai Perindo, PAN, Partai Demokrat, dan masuk Pemira PKS. Namun, sejumlah partai ini belum jelas memberikan rekomendasi kepada siapa. (sya/ang)

Komentar

Rekomendasi