oleh

Wah! Sebulan Ini di Bandarlampung Kasus Narkoba Mendominasi

radarlampung.co.id – Dalam waktu tiga minggu Polresta Bandarlampung mengungkap 31 kasus C3 dan 45 kasus narkoba dengan total tersangka lebih dari 100 orang di Bandarlampung.

Hal itu disampaikan Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya bahwa setidaknya Sat Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap 31 kasus C3 seperti Curat 15 kasus,  curas 5 kasus, curanmor 9 kasus, sajam dan senpi satu kasus, dengan jumlah tersangka 44 orang.

“Ya kasus ini semua ini dalam kurun waktu tiga minggu, dan dari kasus-kasus tersebut dikumpulkan barang bukti, dua Mobil 14 sepeda motor, dua pucuk senpi, 3 kunci Letter T, brankas, TV, uang Rp5 juta, 11 ponsel, tabung gas dan masih banyak lainya,” katanya, saat ekspos di mapolresta setempat, Selasa (4/1).

Baca :   Jual Sabu untuk Kebutuhan Keluarga

Untuk pencurian sepeda motor sendiri pihaknya masih terus mengupayakan mengejar para pelaku yang meresahkan bahkan hingga luar kota Bandarlampung.

“Jajaran kita kemarin menangkap tiga orang dari salah satu kabupaten di Lampung dan terdapat 10 Laporan, dan itu akan kita kembangkan lagi dan pengejaran masih terus kita lakukan hingga luar kota,” ujarnya.

Tak hanya itu, Yan mengatakan jika peredaran Narkoba di Bandarlampung kini meningkat hal itu ia nyatakan berdasarkan jumlah barang bukti yang diamankan oleh Sartres Narkoba yakni, 45 kasus dengan 60 tersangka diantaranya dua Perempuan dan tiga anak-anak, dengan barang bukti ganja 123 gram, Sabu 207, 14 gram , tembakau Gorila 1,7 gram, ekstacy 1018 butir.

Baca :   Diperkosa hingga Hamil Enam Bulan, Ketahuan Perut Membesar

“Hanya saja akhir beberapa minggu ini peredaran narkoba sedang gencar-gencarnya  dengan jumlah buktinya cukup besar dan kita akan kembangkan apakah ada bandar besar kemana asal barang,  banyaknya disini khususnya di Bandarlampung karena selalu cukup banyak,  dan sabu masih menjadi tren atau yang menonjol dengan 33 kasus, ” ungkapnya.

Begitu juga dengan lokasi adanya penanaman ganja dan tembakau gorila yang memang sengaja di tanam di wilayah Bandarlampung.

“Dugaannya ada, tapi masih kita selidiki dan sejauh ini belum ada informasinya, begitu juga dengan peredaran dugaannya pada  kampung Narkoba di Bandarlampung nanti akan kita maping terlebih dahulu kemudia berkoordinasi dengan BNN dan Polda Lampung juga,” tandasnya. (mel/ang)

Komentar

Rekomendasi