oleh

Masyarakat Kotaagung Diajak Demam Adipura

radarlampung.co.id – Staf Ahli Bupati Firman Ranie membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kotaagung di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Komplek Islamic Center, Rabu (5/2). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kotaagung AKP Muji Harjono, Danramil Kapten Inf. Julian Abri, Kepala UPT Puskesmas Kotaagung dr. Eka dan perwakilan Bappelitbang Tanggamus.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Firman menyampaikan beberapa penekanan. Mulai dari netralitas Pj. kepala pekon dalam menghadapi pemilihan kepala pekon hingga soal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Sebentar lagi akan ada pesta demokrasi di tingkat pekon. Maka dari itu, netralitas Pj. kapekon adalah harga mati. Ingat, tugas Pj. kapekon salah satunya menyukseskan agenda pilkakon,” tegas Firman.

Baca :   Kades Jadi Sorotan, Jangan Selewengkan Dana Desa!

Dalam kesempatan itu Firman juga mengingatkan kepada kepala pekon, Pj. kapekon dan lurah di Kecamatan Kotaagung untuk aktif mengkampanyekan kebersihan lingkungan. “Kapekon dan lurah harus bisa membuat warganya “demam”  Adipura,” sebut dia.

Firman juga menyindir kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan. “Buang sampah jangan di selokan. Itu kalau hujan, buat mampet dan kadang saat hujan deras sampah-sampah itu berhamburan ke jalan. Masyarakat harus sadar akan kebersihan sehingga Adipura bisa kita raih,” pungkas Firman.

Baca :   Ini Capaian Empat Tahun Kepemimpinan Agus Istiqlal-Erlina

Sementara Camat Kotaagung Syarif Zulkarnain mengatakan, musrenbang tingkat kecamatan merupakan akumulasi dari kegiatan di tingkat pekon. “Dalam musrenbang ini menampung sejumlah usulan masyarakat. Mulai dari infrastruktur, sosial dan ekonomi,” kata Syarif.

Terkait kebersihan lingkungan, Syarif menyatakan pihaknya sudah membentuk satgas kebersihan pada tiga Kelurahan. Yakni Kuripan, Pasarmadang dan Baros.

“Satgas sudah dibentuk. Cuma kendalanya saat ini, kendaraan roda tiga pengangkut sampah jumlahnya masih terbatas,” ujarnya. (ehl/ral/ais)

Komentar

Rekomendasi