oleh

Sang Perias Dari Balik Jeruji

radarlampung.co.id – Mereka, 10 pasang wanita duduk berhadapan. Saatnya merias. Masing-masing mulai mempercantik wajah rekan yang ada di hadapan.

Jari jemari itu cukup luwes menyapu bedak. Memberikan foundation, maskara, pensil alis hingga blush on. Lumayan terampil. Seperti perempuan kebanyakan. Hobi berdandan dan pintar merias wajah.

Bedanya, kegiatan ini diawasi. Ya, mereka adalah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II Bandarlampung. Mereka mengikuti pelatihan make up artis (MUA) di ruang bimbingan kerja, Jumat (7/2).

Kegiatan ini cukup menyenangkan. Menjadi variasi dari rutinitas yang harus dijalan dari balik jeruji dan pagar tinggi. Seperti diakui Cecilia. Wanita 26 tahun yang dihukum karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Ia berharap, bekal yang didapat bisa dimanfaatkan saat bebas kelak. ”Harapannya bisa pintar make up. Syukur-syukur bisa nularin ilmu ke orang lain. Mungkin juga bisa jadi mata pencaharian ketika keluar dari sini,” kata wanita yang divonis empat tahun tujuh bulan ni.

Wanita dengan tato sayap di tangan ini mengaku membutuhkan waktu setengah jam untuk membentuk shadow atau bayangan di hidung. Menurutnya, membutuhkan teknik khusus supaya bentuk lekukan hidung terlihat lebih mancung.

”Susah ternyata. Tadi butuh waktu setengah jam. Pertama memberikan bayangan, dengan meletakkan jari telunjuk di hidung,” sebut dia.

Sementara Kasubsi Sarana Kerja Lapas Perempuan Kelas ll Bandarlampung Elka Yuvita mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pelatihan kemandirian. Ini menjadi salah satu bagian resolusi pemasyarakatan 2020 yang telah ditetapkan oleh Dirjen Pemasyarakatan.

“Pelatihan kemandirian ini sudah dibuka sejak Selasa (4/2) kemarin. Langsung dibuka oleh Kakanwil. Ada juga pelatihan menjahit, tata boga, laundry hingga tapis,” kata Elka.

Elka mengharapkan kegiatan ini membuat WBP memiliki keterampilan.  Setelah bebas nanti, mereka bisa mandiri dan percaya diri kembali ke masyarakat. (gar/ais)  

Komentar

Rekomendasi