oleh

Tertibkan Odol, HK Pasang Jembatan Timbang

 

radarlampung.co.id – PT.Hutama Karya berupaya mengurangi masuknya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) didalam Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Saat ini, PT HK telah memasang jembatan timbang bergerak atau Weigh in Motion sebelum Gerbang Tol Bakauheni Selatan.

Kepala Cabang PT HK Ruas Terpeka Yoni Satyo mengungkapkan kebanyakan hasil sidak ODOL ditemukan kendaraan berasal dari arah Pelabuhan Bakauheni. “Saat ini sudah terpasang Weigh in Motion (WIM) disebelum GT Bakauheni Selatan. Untuk kerjanya jembatan timbang ini tidak perlu kendaraannya berhenti saat mengukur kendaraan, tapi bekerja saat kendaraan bergerak,” beber Yoni.

Saat ini jembatan yang sudah terpasang itu sedang dalam tahapan uji coba. Di mana, nantinya kendaraan yang masuk kelebihan muatan itu akan terdeteksi sebelum masuk GT. Sehingga, kendaraan tidak diizinkan masuk kedalam jalan tol.

“Kita sedang uji coba sekarang ini. Kalau ketahuan kelebihan muatan akan ada tandanya. Di sana (gerbang tol) ada operator juga, jadi tidak boleh masuk tol. Harus lewat jalan biasa,” tambah Yoni, Minggu (9/2).

Yoni mengatakan, penertiban ODOL ini selain membantu pengurangan terjadinya kerusakan jalan yang karena membawa beban lebih berat, juga memberikan keselamatan bagi pengendara lainnya.

“Kalau kendaraan ODOL, biasanya kecepatan kendaraan saat di tol hanya 40 kilometer per jam. Ini kan tidak sesuai dengan minimal kecepatan kendaraan didalam tol l, harusnya 60 kilometer per jam. Makanya kendaraan ODOL ini juga bisa menyebabkan kecelakaan, untuk itulah kami tertibkan,” sambungnya.

Sampai saat ini untuk langkah tegas pada kendaraan ODOL masih dalam tahapan koordinasi karena akan melibatkan berbagai pihak. Kedepannya, pemasangan WIM atau jembatan timbang ini juga akan dilakukan di Gerbang Tol Kayuagung, Sumatera Selatan.

“Untuk kedepannya rencana akan dipasang di GR Kayuagung. Saat ini kami juga sedang kerjasama dengan ASDP karena mereka juga sudah mulai pasang di Pelabuhan Bakauheni dan Merak,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi