oleh

Dampak Corona, Harga Bawang Putih Melejit

radarlampung.co.id – Munculnya wabah virus Corona, mempengaruhi harga bawang putih di pasaran. Beberapa pedagang, mengaku harga bawang putih jadi melambung tinggi dari yang awalnya Rp33 ribu-Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp52 ribu-Rp55 ribu per kg.

Di pasar Wayhalim, Bandarlampung, pedagang di pasar tradisional tersebut mengaku biasanya menjual bawang putih seharga Rp35 ribu per kg, kini harus menjual seharga Rp55 ribu per kg.

“Saya biasa ambil di pasar Tataan, dari sana harganya sudah naik, jadi sekarang jualnya Rp55 ribu per kg,“ kata Wati, pedagang pasar Wayhalim pada radarlampung.co.id, Senin (10/2).

Hal serupa juga dikatakan, Susi, pedagang di pasar Tugu, Bandarlampung mengatakan harga bawang putih di pasar tradisional tersebut naik mencapai Rp52 ribu per kg dari yang awalnya Rp30 ribu per kg.

“Saya biasanya ambil di pasar Kangkung, sudah lama harganya naik. Mungkin sekitar bulan lalu, harganya sudah Rp52 ribu per kg,“ katanya.

Sementara itu, Marsono, pedagang di pasar Tugu menjelaskan, pasokan bawang putih di tingkat agen saat ini mulai menipis. Hal tersebut berdampak pada harga bawang putih yang melambung tinggi.

“Kalau dari agen katanya, karena impor bawang sekarang sudah setelah ada virus Corona, jadi pasokan bawang putih juga mulai kurang dari agennya,“ jelasnya.

Meski begitu, Marsono mengaku, harga bahan pokok lainnya seperti bawang merah, cabai, cabai merah dan lain-lain masih normal seperti biasanya.

“Kalau cabe merah memang naik turin, minggu kemarin masih Rp40 ribu per kg, sekarang sudah Rp45 ribu, tapi untuk bahan lainnya nggak ada kenaikan yang tinggi,“ tandasnya. (ega/yud)

Komentar

Rekomendasi