oleh

Mukhlis Basri Tolak Kepulangan Eks ISIS ke Indonesia

radarlampung.co.id – Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mukhlis Basri menyatakan menolak wacana pemerintah memulangkan warga negara Indonesia eks simpatisan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Hal ini disampaikan saat silaturahmi dengan warga Pejuang Siliwangi Indonesia di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebuntebu, Lampung Barat Minggu (9/2).

“Saya tolak. Saya tidak setuju. Mereka sudah meninggalkan negara. Mereka sudah membakar paspornya,” tegas Mukhlis.

Mantan Bupati Lampung Barat ini mengatakan, penolakannya berlaku untuk pelaku maupun keluarga eks simpatisan ISIS. Ia merasa Indonesia tidak perlu bersikap ramah terhadap angota gerakan ekstrem tersebut.

”Mereka membunuh, pembantai dan mempemerkosa siapa saja yang tak sepaham dengan idiologi mereka,” tandasnya. ujarnya.

Menurut dia, penolakan juga dilakukan oleh negara-negara lain terhadap warga negaranya yang bergabung dengan ISIS. Sehingga seharusnya Indonesia melakukan hal serupa. ”Mereka sudah meninggalkan kewarganegaraan dengan kemauan sendiri. Ngapain diterima lagi,” ucapnya.

Pemerintah, lanjut Mukhlis, mesti mempertimbangkan untung rugi memulangkan ratusan WNI eks ISIS tersebut. Mereka juga harus menjalani program deradikalisasi sebelum kembali ke masyarakat.

Padahal, program deradikalisasi belum tentu berhasil. Belum lagi ancaman dikucilkan dari masyarakat yang dinilai akan menumbuhkan kembali bibit-bibit terorisme. (ius/ais)

Komentar

Rekomendasi