oleh

Herman HN Raih Penghargaan Governance Award 2020

radarlampung.co.id – Walikota Bandarlampung Herman HN meraih rekor sangat baik dalam gelar penganugerahan Governance Award 2020 FISIP Universitas Lampung (Unila).

Penganugerahan itu diberikan secara langsung Rektor Unila Prof. Karomani  kepada Walikota Herman HN sebagai kota dengan tata kelola pemerintahan yang sangat baik di Lantai II, Gedung Rektorat Unila, Selasa (11/2).

Pada kesempatan itu, Herman HN mengucapkan terima kasih kepada Unila yang telah menilai kepala daerah di Lampung. “Mudah-mudahan kedepan penilaian seperti ini tetap berjalan dan dilaksanakan secara objektif. Saya yakin kalo penilaiannya baik, kita akan berpacu untuk memajukan daerahnya masing-masing, semua bidang pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

Dia berpesan, agar para kepala daerah maupun para calon kepala daerah yang tengah merebutkan kursi kepala daerah dalam pemilihan kepada daerah. “Jangan lagi ada money politic. Sehingga, ditingkat kabupaten/kota akan berlomba-lomba melakukan tata kota dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan diraihnya anugerah tersebut, Pemkot Bandarlampung tidak akan jumawa sehingga terus berupaya memajukan daerah. “Pokoknya kita kerja terus. Bagaimana caranya untuk memajukan daerah. Intinya mensejahterakan dan melayani rakyat dengan baik,” pungkasnya.

Baca :   Foto-foto Kunjungan Radar Lampung ke Walikota Bandarlampung

Ketua Tim Peneliti Governance Award FISIP Unila Dr. Dedy Hermawan menerangkan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud apresiasi FISIP Unila kepada para kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang telah berupaya mewujudkan pemerintahan yang unggul pada tujuh aspek penilalan.

Tujuh aspek penialain itu yaitu reformasi birokrasi, pemerintahan bersih, pelayanan publik, keuangan daerah, kebebasan informasi, pelestarian budaya dan penguatan demokrasi.

Governance Award 2020 merupakan hasil dari serangkaian penelitian yang telah dilakukan Tim Peneliti FISIP Unila pada 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung sejak bulan Agustus hingga November 2019.

Data Primer penelitian kualitatif ini diambil dari qualitative expert assestment dalam bentuk kuisioner yang diisi oleh 30 orang pakar dari kalangan akademisi, praktisi dan pengamat secara purposive berdasarkan bidang keahliannya.

Bobot penilaian kuisioner tersebut dalam rentang Sangat Baik (skor 1). Baik (skor 2). Cukup (skor 3) dan Tidak Baik (skor 4). sehingga semakin kecil skor kumulatif maka akan semakin baik nilai diperoleh.

Baca :   Foto-foto Kunjungan Radar Lampung ke Walikota Bandarlampung

Digunakan juga data sekunder berupa analisis terhadap kebijakan, pemberitaan dan informasi berkaitan dengan aspek penilaian.

Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan skoring terhadap angket penilalan expert dengan bobot 60% dan skoring terhadap data sekunder (website, kebijakan, berita, dan informasi lainnya) dengan bobot sebesar 40%.

Selain itu, analisis data kualitatif dilakukan melalui reduksi dan penarikan kesimpulan dari Focus Group Disscussion yang telah dilaksanakan melibatkan pada expert tersebut.

Penganugerahan yang baru diadakan kali pertama ini rencananya akan dijadikan kegiatan tahunan FISIP Unila. “Kegiatan ini merupakan kontribusi keilmuan FISIP Unila bagi Provinsi Lampung untuk membantu menilai kinerja dan kepala daerah dari segi sosial, ekonomi, dan politik sekaligus memotivasi para Kepala Daerah untuk memajukan daerahnya,” tandasnya.(Apr/yud)

Komentar

Rekomendasi