oleh

SD Al Kautsar Nominator Sekolah Pangan Aman Nasional

radarlampung.co.id – SD Al Kautsar menjadi salah satu nominator Sekolah Pangan Aman Tingkat Nasional. SD Al Kautsar bersaing dengan lima nominator lain yaitu SMAN 3 Batam, SMPN 1 Pontianak, SD Muhammadiyah Condong Catur Yogyakarta, SDN Bambu Apus 04 Jakarta Timur, dan SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik.

“Selasa kemarin (11/2), tim dari BPOM RI langsung turun melakukan verifikasi ke sekolah, ” ujar Kepala SD Al Kautsar, Yus Indra, Rabu (12/2).

Dua tim penilai yang berkunjung ke SD Al Kautsar adalah Yustina Muliani, S.Si, Apt, M.Si., yang merupakan Kasi pemberdayaan Orsosmas BPOM RI, dan Ayusya Dian Paramita, S. Farm., Apt., dari PFM pertama BPOM RI. Tim penilai dari Jakarta ini didampingi oleh Humas Pemerintah Provinsi Lampung, BPOM Lampung, kepala puskesmas Rajabasa, Kadis Kesehatan Provinsi, dan Kadis Kesehatan Kota Bandar Lampung.

Baca :   TK Al Kautsar Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini

Tim penilai melakukan kunjungan ke ruangan UKS SD Al Kautsar, kantin, dan melakukan verifikasi berkas di perpustakaan SD Al Kautsar.

“Tim penilai mengunjungi kantin untuk melihat dan menilai langsung jenis-jenis makanan yang dijual di kantin, ” ujar Ketua Tim Pangan Aman Sekolah, Sugeng Prijono.

Menurut Sugeng, salah satu keunggulan SD Al Kautsar adalah konsistensi pimpinan sekolah dalam menjalankan program-program yang berkaitan dengan keamanan pangan, misalnya sarapan pagi bersama, PHBS, pelatihan dokter cilik, polisi kebersihan, pemeriksaan rutin makanan kantin oleh BPOM, serta pengawasan kebersihan dan keamanan makanan kantin oleh pihak sekolah.

Pengawas Kantin yang juga Tim Pangan Aman Sekolah, Eni Ismawati mengatakan sebelumnya tim BPOM provinsi sudah meminta berkas evaluasi kantin, pelatihan kantin, serta mengambil sampel makanan kantin untuk diuji di lab BPOM. “Makanan di sekolah harus bebas dari

Baca :   SMP Al Kautsar Juara Mading 3D

cemaran kimia, fisika dan biologi. Alhamdulillah, makanan yang dijual di kantin SD Al Kautsar dinyatakan sehat, bernutrisi dan halal, serta bebas dari cemaran kimia, fisika dan biologi, ” ujar Eni.

Selanjutnya, tim penilai BPOM Jakarta melakukan verifikasi lapangan terhadap dokumen dan hasil lab yang sudah dikirimkan oleh tim penilai BPOM Provinsi Lampung.

Dalam acara kemarin juga dilakukan ikrar oleh para penjaja kantin sekolah tentang komitmen untuk menjaga keamanan pangan sekolah. (rur/rls/ang)

Komentar

Rekomendasi