oleh

Kornelia Umar Kunjungi Anak Penderita Lumpuh Layu di Panaragan Jaya

radarlampung.co.id – Ketua TP-PKK Tulangbawang Barat (Tubaba) Hj. Kornelia Umar mengunjungi anak penderita lumpuh layu di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (13/2).

Kedatangannya ke kediaman Nur Adnan (10) tersebut didampingi sejumlah anggota PKK, Kepala Dinas Sosial, Tim Medis Dinas Kesehatan, camat, dan lurah setempat.

Dalam kunjungannya itu, Kornelia Umar menyerahkan bantuan berupa kursi roda, sembako, dan selimut. Bahkan, dia juga meminta Dinas Kesehatan dan leading sektor lainnya agar segera memfasilitasi pengurusan kartu kesehatan (BPJS) bagi Nur Adnan sehingga dapat langsung digunakan untuk proses pengobatan lebih lanjut. Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga diminta untuk mendampingi langsung proses pengobatan Nur Adnan hingga ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

Baca :   Konser Jum'at Berkah Diundur

Dalam kesempatan tersebut, Kornelia Umar berdialog langsung dengan Nur Adnan dan kedua orang tuanya, serta mengingatkan  mereka untuk selalu menjaga kesehatan. Di satu sisi, dia juga berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat meringankan beban keluarga, terutama ananda Nur Adnan yang telah lama menginginkan sebuah kursi roda.”Semoga ini bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga ini,”singkatnya.

Camat Tuba Tengah Achmad Nazaruddin, S.IP, M.IP yang ikut mendampingi rombongan Ketua TP-PKK Tubaba tersebut menjelaskan, beberapa waktu lalu dia menerima laporan dari masyarakat bahwa ada anak penderita lumpuh layu di Panaragan Jaya, sementara keluarganya tergolong tidak mampu yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah dan para dermawan.

Baca :   Tercatat, Warga Perantauan yang Masuk Tubaba Sekitar 2.104 Orang

“Setelah mendapat kabar tersebut, saya langsung mengunjungi ananda Nur Adnan. Saya berdialog dengan orang tuanya dan menjelaskan bahwa sejak kecil anaknya memang sudah mengalami gangguan pertumbuhan. Sedangkan lumpuh layu yang diderita anaknya tersebut semakin parah sejak sekitar satu tahun lalu,”singkatnya. (fei/rnn/ang)

 

Komentar

Rekomendasi