oleh

Baca Alquran Bukan Hanya di Bulan Ramadan

radarlampung.co.id. –  Umat muslim diingatkan senantiasa membaca kitab suci Alquran dan tak hanya pada bulan suci Ramadan. Hal ini diungkapkan Syeikh Muhammad Jaber dalam tausiyahnya di Lapangan Merdeka, Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Minggu (16/2).

“Sebagai umat muslim harus senantiasa membaca ayat suci Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya rajin membacanya saat bulan suci Ramadan. Manusia diberi banyak kesempatan oleh Allah SWT di dunia ini. Ada waktu untuk keluarga, tidur, bekerja, rekreasi, dll. Tapi dengan kesibukan dunia, kita kadang terlenakan dan lupa membaca Alquran. Alquran memberi banyak syafaat kepada pembacanya jika diamalkan,” kata Syeikh Muhammad Jaber dalam tabliq akbar bertema Ciptakan Rasa Nyaman dan Damai untuk Lamteng.

Kepada para jamaah yang hadir, Syeikh Muhammad Jaber juga mengingatkan agar jangan lupa setiap selesai menjalankan salat fardu untuk membaca Ayat Kursi. “Selesai salat fardu, jangan lupa baca Ayat Kursi. Keutamaan Ayat Kursi sangat luar biasa,” pesannya.

Baca :   Lamteng Potensi Penyebaran Virus, Inilah Keseriusan Penanganannya

Syeikh Muhammmad Jaber mengatakan, dalam beribadah hendaknya ikhlas dan semata mengharapkan ridha Allah SWT. “Kita semua akan lebih baik jika mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ikhlas dan ridha karena Allah. Ini agar hidup kita aman, tenang, dan sejahtera. Kita harus mendekatkan diri dengan membaca Alquran agar dijaga oleh Allah SWT. Mudah-mudahan yang hadir di sini diampuni dosanya oleh Allah SWT, ungkapnya.

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang menghadiri tablig akbar ini. “Momentum tablig akbar bersama Syeikh Muhammad Jaber ini harus dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya. Ini salah satu upuya untuk membangun dan mewujudkan revolusi mental yang lebih baik,” katanya.

Tablig akbar ini, kata Loekman, juga sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya. “Tablig akbar ini juga sebagai ajang silaturahmi.

Baca :   Kendaraan Luar Daerah di Sweeping dan Dicek Kesehatan Antisipasi Covid-19

Mudah-mudahan kita bersama dapat mewujudkan Lamteng menjadi daerah terhebat di Provinsi Lampung. Lamteng bisa hebat dengan kebersamaan kita,” ujarnya.

Selain itu, Loekman meminta seluruh masyarakat menjaga kondusivitas Lamteng. “Kondusivitas harus selalu terjaga dengan menjaga

perdamaian di Lamteng. Ini agar benar- benar semua kegiatan di Lamteng dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Loekman juga meminta agar tidak mencampuradukkan antara politik dan agama. “Dipisah betul antara politik dan agama. Ini agar tahu mana yang agama, mana yang politik. Terlebih lagi menjelang Pilkada Lamteng 2020 ini,” katanya.

Lamteng, kata Loekman, Indonesia mini yang memiliki banyak suku, agama, dan budaya. “Jangan ada pertikaian atau gesekan antara suku, apalagi agama di Lamteng. Saya mengharapkan para pemuka agama untuk mengingatkan para umatnya tentang keragaman. Mengingat keberagaman harus dirawat agar tidak menimbulkan perpecahan,” tegasnya. (rls/sya/ang)

Komentar

Rekomendasi