oleh

SP 2020 Dengan Inovasi dan Pembaruan Metode

radarlampung.co.id – Sensus penduduk (SP) 2020 dilakukan dengan inovasi dan pembaruan metode. Ini berbeda dengan enam sensus sebelumnya.

Kepala BPS Pesawaran, Wintarti Dyah Indriani mengatakan, collecting data SP 2020 akan menggunakan metode kombinasi. Yaitu memanfaatkan data administrasi kependudukan (adminduk) dari Dirjend Dukcapil Kemendagri sebagai data dasar.

Kemudian memanfaatkan kemajuan teknologi, yaitu menggunakan gadget. Inovasi ini dilakukan untuk menghadapi tantangan dinamika kependudukan yang terjadi selama 10 tahun terakhir.

“Diharapkan tidak ada lagi perbedaan data. Kita targetkan 16,31 persen warga akan melaksanakan sensus online. Selebihnya kita lakukan wawancara,” kata Wintarti pada rapat koordinasi sensus penduduk 2020 (SP2020) di aula kantor pemkab, Senin (17/2)

Sensus Penduduk 2020 ini dilaksanakan dengan tagline Mencatat Indonesia! Menuju Satu Data Kependudukan Untuk Indonesia Maju. Sesuai amanat UU Nomor 16/1997 tentang Statistik dan rekomendasi PBB, setiap negara harus menyelenggarakan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali.

Karena itu, tahun ini BPS melaksanakan sensus penduduk 2020 atau sering disebut SP 2020 yang merupakan penyelenggaraan kegiatan pendataan lengkap seluruh penduduk Indonesia ketujuh sejak 1961. (ozi/ais) 

Komentar

Rekomendasi