oleh

Syeikh Muhammad Jaber Beri Amalan Supaya Jadi Ahli Surga

radarlampung.co.id – Setelah mengisi tausiah dalam tablig akbar di Kecamatan Punggur, Syeikh Muhammad Jaber kembali memberikan tausiah kepada jamaah di Lapangan Merdeka, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, Senin (17/2). Syeikh Muhammad Jaber mengajak jamaah mengamalkan doa supaya masuk surga.

“Siapa yang membaca ini, Insya Allah menjadi ahli surga. Nabi Muhammad SAW yang memohon kepada Allah dan mengamalkan doa ini tiga kali. Surga-surga memohon kepada Allah. Bukan ulama yang berdoa, tapi surga yang memohon kepada Allah. Amalkan doa ini setelah salat fardu: Allahumma inni as-Alukal Jannah,” kata Syeikh Muhammad Jaber.

Syeikh Muhammad Jaber juga mengingatkan jamaah agar menjaga perintah Allah. “Kita harus menjaga perintah Allah. Menjaga iman dan amal saleh kepada Allah SWT. Kita nggak bisa hidup tanpa iman dan Islam,” ujarnya.

Syeikh Muhammad Jaber menerangkan keutamaan salat bagi umat muslim. “Jangan pernah meninggalkan salat¬† dan membaca Alquran sebagai benteng untuk diri kita. Sesibuk apa pun waktu kita harus disempatkan,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat di Kecamatan Kalirejo yang bersama-sama pemerintah mampu mengatasi-masalah dan meningkatkan kesejahteraan. “Sudah sepantasnya kita semua tidak hanya menonton, mengkritik, mengecam, dan menyalahkan. Namun bisa bersama-sama dengan gigih dan serius berusaha mengatasi berbagai permasalahan. Masalah tidak akan selesai kalau hanya dilihat dan diamati,” katanya.

Sekarang ini, kata Loekman, tuntutan dan tantangan pembangunan yang dihadapi semakin kompleks. Hal itu tentu menitikberatkan tanggung jawab yang tidak hanya berada di pemerintah daerah, melainkan membutuhkan peran serta aktif masyarakat. “Marilah kita mengikat kerja sama dan bergotong-royong untuk melaksanakan pembangunan melalui empat kesepakatan, yaitu Satu Niat, Satu Langkah, Satu Suara, dan Satu Tujuan,” ungkapnya.

Loekman juga mengajak para ulama dan tokoh agama untuk memperkokoh sendi-sendi etika, moral, dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ulama dan tokoh agama tidak hanya berperan dalam menjaga moral bangsa, tetapi juga mencerahkan serta mencerdaskan umat dengan ajaran dan nilai-nilai Islam secara kaffah. Kita semua saat ini prihatin dengan tingkah laku dan budaya masyarakat yang belakangan ini cenderung berubah ke arah yang tidak terpikirkan sebelumnya. Perubahan tingkah laku dan budaya masyarakat yang makin jauh dari ajaran agama, juga rasa malu yang semakin hari tampak kian terkikis. Selain itu, tantangan terhadap akidah umat Islam saat ini seperti bahaya liberalisasi paham keislaman dan munculnya aliran-aliran sesat serta kemiskinan yang berpotensi menimbulkan kerawanan akidah dan akhlak,” paparnya.

Dalam kesempatan tablig akbar ini, Syeikh Muhammad Jaber memberikan mudd nabawi, replika alat takaran zakat fitrah yang digunakan Nabi Muhammad SAW dengan sertifikatnya yang merupakan oleh-oleh dari Madinah, kepada sejumlah pimpinan pondok pesantren dan ulama. (sya/ang)

 

Komentar

Rekomendasi