oleh

Dua Debt Collector Dijerat Pasal Berlapis

radarlampung.co.id – Dua debt collector Herwan Apriyanto (32) dan Hendrianto (41) yang ditangkap Tekab 308 Polres Tanggamus dijerat pasal berlapis. Selain menarik kendaraan konsumen yang masih dalam proses kredit, mereka juga menjualnya kepada orang lain.

Penarikan kendaraan kredit dengan alasan apapun juga tidak dibenarkan. Ini diatur dalam undang-undang Jaminan Fidusia dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/PMK 010/2012 serta Peraturan Kapolri Nomor 8/2011.

Berdasar Peraturan Kapolri Nomor 8/2011, yang berhak menarik kendaraan menunggak kredit adalah juru sita pengadilan, didampingi kepolisian. Bukan debt collector.

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengungkapkan, Herwan Apriyanto yang tinggal di Pekon Airkubang, Kecamatan Airnaningan dan Hendrianto, warga Desa Waylayap, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran akan dikenakan pasal 368, pasal 372 dan 378 KUHP.

“Modusnya, kedua tersangka dan seorang rekannya menarik kendaraan. Namun tidak diserahkan ke perusahaan,” kata Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Selasa (18/2).

Komentar

Rekomendasi