oleh

Takut Longsor, Pelanggan Enggan Menginap Di Hotel Bukit Randu

 

radarlampung.co.id – Masyarakat yang tinggal disekitar Hotel Bukit Randu, mengeluhkan sikap manajemen hotel yang belum memperbaiki lokasi yang terdampak longsor.

Padahal, Hasil mediasi antara manajemen Hotel Bukit Randu dengan warga terdampak longsor dan pamong setempat tampaknya belum dijalankan dengan sungguh-sungguh. Poin utama tuntutan warga agar pihak hotel segera membangun talut disepanjang pagar hotel.

Warga yang enggan menyebutkan namanya kepada Radar Lampung menunggu itikad baik dari pihak manajemen. “Nggak tahu ini, belum ada manajemen hotel yang kelokasi untuk perbaikan,” katanya.

Lurah Kebonjeruk Rismeliyar membenarkan hal tersebut. Namun, pihaknya menduga belum adanya aktivitas tersebut karena pihak manajemen masih melakukan koordinasi dengan atasan hotel. “Kan baru kemarin (mediasi, red) mungkin mereka lapor atasannya dulu. Kita tunggu saja, kan kejadiannya (longsor, red) hari Kamis. Mereka, janjinyakan satu minggu dari pertemuan terkait progresnya,” katanya kepada Radar Lampung, Rabu (19/2).

Baca :   Lapar? Biar Sheraton yang Mengantar

Namun, dirinya menyayangkan sikap manajemen hotel yang terkesan kurang tanggap dalam menangani dampak yang timbul. “Itukan kejadiannya Kamis minggu lalu, besok sudah Kamis lagi. Berarti sudah seminggu, masak iya kuping kepala engga dengar kalau ada kejadian di bawah,” ujarnya.

Dirinya menantikan realisasi tindakan yang dapat memberikan ketenangan bagi warganya. Lantaran, hingga saat ini warga tentu merasa was-was terancam dampak longsor. “Kita lihat besok. Kalau sampai ini mereka ingkar lagi, kita lihat apa tanggapan dari masyarakat. Kita serahkan sepenuhnya kepada warga,” tandasnya.

Terpisah, Doni (27) salah satu warga Katibung Lamsel mengaku tidak akan memilih hotel bukit randu sebagai tempat singgah jika dirinya berada di Kota Bandarlampung. Sebab, dengan kejadian tanah longsor beberapa waktu lalu, pihaknya takut saat menginap di hotel tersebut, terjadi tanah longsor.

Baca :   Asyik Tidur, Longsor Datang Melanda

“Mending saya cari hotel lain saja bang, dari pada menginap disana tahunya nanti terjadi longsor,” ungkap Doni, Rabu (19/2).

Hal serupa yang diungkapkan Parman (30), warga Bandarjaya Lampung Tengah. Menurutnya, Hotel Bukit Randu merupakan salah satu hotel favoritnya. Namun, jika kondisinya terjadi tanah longsor, pihaknya akan mencoba mencari hotel lain sebagai tempat singgah.

“Dihotel bukit randu ada tanah longsor Tah bang? Waduh, padahal hotel itu dulunya tempat saya menginap. Kalau memang seperti itu mending saya cari hotel lain saja,” katanya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi